• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    BMKG Pontianak Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-01-20T12:31:06Z


    TerasIndonesiaNews.com - Pontianak, 20 Januari 2026


    ​PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang berlaku mulai 19 Januari hingga 22 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.


    ​Kondisi Sinoptik dan Cuaca

    ​Berdasarkan pantauan data terbaru, pola angin di wilayah perairan Kalimantan Barat terbagi menjadi dua bagian:


    ​Utara Khatulistiwa: Angin bertiup dari Barat Laut hingga Timur Laut.

    ​Selatan Khatulistiwa: Angin bertiup dari Barat hingga Timur Laut.

    ​Kecepatan Angin: Berkisar antara 2 hingga 25 knot. Kecepatan angin tertinggi diprediksi terjadi di wilayah perairan Pontianak, Mempawah, Kubu Raya, dan Ketapang.


    ​Wilayah Waspada Gelombang Tinggi

    ​BMKG memprediksi tinggi gelombang mencapai 1.25 – 2.5 meter yang berpeluang terjadi di beberapa titik wilayah perairan berikut:

    ​Perairan Sambas

    ​Perairan Kubu Raya

    ​Perairan Ketapang

    ​Perairan Pontianak – Mempawah

    ​Perairan Kayong Utara

    ​Himbauan Keselamatan Pelayaran


    ​Mengingat adanya potensi cuaca ekstrem ini, BMKG memberikan himbauan keras bagi para pengguna jasa transportasi laut dan nelayan untuk memperhatikan risiko keselamatan berikut:

    ​Bagi Perahu Nelayan: Harap sangat waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter.

    ​Bagi Kapal Tongkang: Harap berhati-hati apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1.5 meter.

    ​Masyarakat Pesisir: Diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang bisa datang tiba-tiba.


    ​"Kami meminta para operator kapal dan nelayan untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala sebelum melaut demi keselamatan bersama," tulis prakirawan BMKG, Bayu Santoso, dalam laporannya


    Editor : Tim Teras Indonesia News|Sumber : BMKG|Penulis : Paisal

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini