• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    PASAR LAMA MERDEKA KETAPANG KIAN SEPI: WARGA & AWAK DORONG REVITALISASI JADI IKON KULINER DAN WISATA SUNGAI

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2025-11-27T08:19:48Z





    TerasIndonesiaNews.com - KETAPANG, 27 November 2025

    Kawasan Jalan Merdeka, Delta Pawan, yang pada era 1980-an dikenal sebagai “Pasar Lama”, kini kian redup dari aktivitas perdagangan. Dahulu, pusat ekonomi rakyat ini menjadi lokasi favorit masyarakat Ketapang untuk berbelanja pakaian, barang kebutuhan harian, hingga menikmati hiburan di Bioskop Pawan yang pernah begitu populer.


    Namun memasuki era 2020-an, geliat Pasar Lama merosot tajam. Deretan pedagang yang dulu memadati kawasan tersebut semakin berkurang, membuat kawasan bersejarah itu kehilangan daya tariknya.


    Kondisi ini menuai perhatian sejumlah warga dan Ketua Asosiasi Wartawan Ketapang (AWAK) Kristoporus Popo S.Pd, yang mendorong pemerintah daerah serta pelaku usaha untuk segera melakukan langkah revitalisasi. Ketua AWAK menegaskan bahwa dukungan penuh diberikan untuk menghidupkan kembali Pasar Lama sebagai ikon ekonomi dan wisata kuliner Ketapang.


    Ia juga mengingatkan bahwa revitalisasi tidak hanya soal membangun, tetapi juga menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban sosial, dan memastikan kenyamanan masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya, lingkungan warga harus tetap menjadi prioritas agar Pasar Lama tumbuh tanpa menimbulkan dampak sosial yang merugikan.


    Dengan potensi besar, seperti letaknya di tepi sungai serta keberadaan jalur penyeberangan tradisional yang menghubungkan Pasar Kayong dan Kampung Kauman, Pasar Lama dinilai ideal dikembangkan sebagai pasar kuliner, pusat UMKM, dan wisata sungai modern tanpa meninggalkan nilai sejarahnya.


    Warga dan AWAK berharap Pasar Lama kembali menjadi pusat keramaian yang mengangkat ekonomi pedagang kecil, menengah, hingga pelaku usaha besar, sekaligus menghidupkan kembali memori kolektif masyarakat Ketapang terhadap kawasan legendaris tersebut.


    Editor : Tim Teras Indonesia News | Sumber : Ketua DPP AWAK | Penulis : Dedi

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini