• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Petir Menyambar Pemancing di Nanga Tayap, Satu Orang Tewas dan Dua Lainnya Dirawat KETAPANG - Tiga orang warga tersambar

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-03-29T14:55:26Z


    TerasIndonesiaNews.com - Ketapang, 29 Maret 2026


    Ketapang - Tiga orang warga tersambar petir saat tengah memancing di Sungai Nanga Tayap, Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang, Minggu sore (29/3/2026). 


    Kejadian tragis tersebut menyebabkan satu pemancing dilaporkan meninggal dunia, sedangkan dua orang sedang menjalani perawatan medis. 


    Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kapolsek Nanga Tayap AKP Bagus Tri Baskoro membenarkan insiden tersambar petir tersebut. Ia menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi saat hujan turun, sekitar pukul 15.45 Wib. 


    "Benar, ada empat orang yang memancing di Sungai Nanga Tayap yang tersambar petir. Akibat sambaran petir itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya dalam penanganan medis di Puskesmas Nanga Tayap," ujarnya saat dikonfirmasi Jurnalborneo, Minggu malam (29/3/2026). 


    Salah satu keluarga korban sambaran petir, Jailani menjelaskan salah satu dari empat orang yang tersambar petir saat memancing merupakan keluarganya. 


    "Teman dan keluarga saya bang yang tersambar petir, satu orang meninggal dunia. Sedangkan kelurga saya masih dirawat di Puskesmas Nanga Tayap," jelasnya saat dihubungi via telepon. 


    Jailani menyebutkan bahwa korban merupakan warga Dusun Tambang Kayung RT 17 RW 007 Desa Nanga Tayap Ketapang Kalimantan Barat. Saat tersambar kondisi tiga pencing langsung pingsan sedangkan satu orang lainnya tidak tersambar petir. 


    "Korban yang meninggal atas nama Sapuan Nur Bin Almansyah dan untuk adik kandung saya Mustakim serta Munawer kondisi selamat dan sudah siuman," ucapnya.


    Hingga berita ini diterbitkan, Jurnalboneo tengah mengumpulkan informasi dari pihak kepolisian, Tim Medis Puskesmas dan keluarga korban tersambar petir terkait kronologi serta update kondisi korban.


    Editor : Tim Teras Indonesia News|Sumber : Polsek Tayap|Penulis : Helmi


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini