Pontianak Utara – Kondisi Jembatan Sei Putat yang berada di kawasan Pontianak Utara, tepatnya di depan Masjid Al-Isroq, kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga mengeluhkan kondisi jembatan yang dinilai sudah membahayakan pengguna jalan karena mengalami kerusakan berupa lubang dan permukaan bergelombang.
Keluhan masyarakat tersebut ramai disampaikan karena kondisi jembatan dinilai sudah cukup lama dibiarkan tanpa perbaikan serius. Bahkan, warga menyebut kerusakan tersebut berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas apabila tidak segera ditangani oleh pihak terkait.
Edi Suhu dari LIRA Kalbar angkat bicara terkait kondisi tersebut. Menurutnya, pemerintah maupun instansi yang memiliki kewenangan tidak boleh menutup mata terhadap persoalan infrastruktur yang menyangkut keselamatan masyarakat.
“Ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa. Pemerintah atau instansi yang berhubungan dengan infrastruktur jalan dan jembatan harus segera turun tangan melakukan perbaikan,” tegas Edi Suhu.
Ia menilai, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kondisi jembatan yang berlubang dan bergelombang dinilai sangat berisiko, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas setiap hari.
Berdasarkan informasi warga, kerusakan pada jembatan tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama. Bahkan masyarakat mengaku khawatir setiap kali melintas, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun karena lubang pada jembatan sulit terlihat.
LIRA Kalbar juga meminta agar pemerintah tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan fatal baru melakukan tindakan. Menurut Edi Suhu, langkah cepat dan responsif sangat dibutuhkan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat melintasi akses tersebut.
Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun dinas terkait agar Jembatan Sei Putat segera diperbaiki demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di kemudian hari.
Editor : Tim Teras Indonesia News|Sumber : LIRA KALBAR|Penulis : M.Thohir



Tidak ada komentar:
Posting Komentar