TerasIndonesiaNews.com - PONTIANAK, 9 Desember 2025
Proyek penggantian Jembatan 2 (Tengah) di Jalan Dharma Putra, Kecamatan Pontianak Utara, yang menelan anggaran cukup besar, menuai sorotan tajam dari warga. Meski pengerjaan fisik dinyatakan selesai dan kini memasuki tahap finishing, warga justru menemukan kejanggalan pada spesifikasi jembatan tersebut.
Saat dilakukan pengecekan mandiri oleh warga, lebar bersih jalan di atas jembatan hanya mencapai 4 meter. Kondisi ini dinilai tidak ideal, terutama ketika dua mobil harus bersimpangan di atas jembatan. Situasi menjadi semakin berisiko karena tanpa marka yang jelas dan batas pinggir yang aman, memungkinkan kendaraan menyenggol sisi jembatan.
“Lebarnya nggak sama dengan jalan yang ada. Kami ukur sendiri, bersihnya cuma 4 meter. Kalau ada mobil papasan, ya bahaya. Anggaran besar tapi hasilnya begini,” ujar salah satu warga dengan nada kesal.
Warga menilai pembangunan ini tidak mempertimbangkan standar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, adanya ketidaksesuaian lebar jembatan dengan lebar jalan menimbulkan pertanyaan besar mengenai kualitas perencanaan dan pengawasan proyek.
Mereka mendesak pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk turun langsung meninjau ulang hasil pekerjaan, termasuk memastikan apakah spesifikasi yang dibangun benar-benar sesuai perencanaan dan nilai anggaran.
“Jangan sampai masyarakat yang jadi korban karena jembatan ini tidak aman. Kalau salah desain atau salah pengerjaan, harus ada evaluasi,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas teknis terkait. Warga berharap pemerintah segera memberikan penjelasan dan langkah konkret untuk mengatasi potensi bahaya pada jembatan yang menjadi akses vital masyarakat Pontianak Utara tersebut.
Editor : Tim Teras Indonesia News | Sumber : Warga Sekitar | Penulis : Edi Samat

