• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Bea Cukai Pontianak Dinilai Lumpuh Hadapi Rokok Ilegal, Ketua Investigasi LIRA: “Kalau Tak Mampu, Bubarkan Saja!”

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2025-12-09T06:29:31Z

     




    TerasIndonesiaNews.com - PONTIANAK, 9 Desember 2025


    Sorotan publik terhadap kinerja Bea Cukai Pontianak kembali memuncak. Kali ini, kritik datang dari Totas, Ketua Investigasi Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kalbar, yang menilai lembaga tersebut gagal menjalankan tugas pengawasan terhadap maraknya rokok ilegal dan dugaan penyelundupan barang di Kalimantan Barat.


    Menurut Totas, peredaran rokok ilegal yang semakin tak terkendali menunjukkan betapa lemahnya fungsi pengawasan di lapangan. Ia menilai pintu masuk barang ilegal seolah terbuka lebar, sementara tindakan aparat tidak menunjukkan progres yang berarti.


    “Rokok ilegal semakin merajalela. Ini bukan kasus baru, sudah berlangsung lama. Ada dugaan keteledoran, bahkan ketertutupan dalam pengawasan. Kalau Bea Cukai Pontianak tidak mampu memberantas praktik ini, bubarkan saja!” tegas Totas.


    Ia menambahkan bahwa masyarakat sudah bosan dengan operasi penertiban yang hanya sebatas formalitas tanpa hasil nyata.


    “Negara terus dirugikan, masyarakat ikut kena dampaknya, sementara pengawasan terkesan jalan di tempat,” ungkapnya.


    Ultimatum Menteri Keuangan : Satu Tahun untuk Berbenah


    Di tengah meningkatnya kritik publik, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa turut melayangkan peringatan keras kepada seluruh jajaran Bea Cukai. Dalam Rapimnas Kadin 2025 di Jakarta (1/12/2025), Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan segan mengambil langkah ekstrem jika tidak ada perubahan signifikan.


    “Kalau tidak bisa perform, kita bekukan saja. Itu berarti 16.000 pegawai Bea Cukai harus dirumahkan,” ujarnya dalam forum tersebut.


    Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah kini menuntut kinerja nyata dalam memerangi peredaran barang ilegal yang selama ini menyebabkan kerugian negara dalam jumlah besar.


    Publik Menunggu Tindakan Nyata


    Dengan tekanan dari berbagai arah baik dari aktivis pengawasan, masyarakat, hingga pemerintah pusat Bea Cukai Pontianak kini berada di bawah sorotan tajam.

    Pertanyaannya sederhana namun krusial : 

    Mampukah mereka memperbaiki kinerja?

    Ataukah wacana pembubaran yang digulirkan berbagai pihak justru semakin mendekati kenyataan?

    Warga Kalimantan Barat menunggu langkah konkret, bukan lagi retorika.


    “Bukti yang kita tunggu, bukan janji,” tutup Totas.



    Editor : Tim Teras Indonesia News | Sumber : Totas Lira | Penulis : Faisal

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini