JAKARTA, TERAS INDONESIA NEWS||Mengapresiasi langkah Kebijakan Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Menkeu Purbaya Yudhi Sadhewa Tentang Pertumbuhan Ekonomi 5, 04%.di Indonesia sungguh signifikan.
Kepala Satuan Khusus Ekonomi Ksatria Bela Negara ( Dudi Adriansyah ) mengutarakan tim nya akan Menanggapi, soal pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mulai meningkat semenjak Pemerintahan Presiden Prabowo memimpin Bangsa Indonesia perubahan mulai dirasakan oleh semua pihak.
Di tambah lagi dengan gerak cepat Menteri Keuangan Pak Purbaya yang begitu sigap dalam menangani keuangan negara dan gebrakan pemberantasan tindakan Ilegal dalam waktu dewasa ini.
Dudi Adriansyah menuturkan bahwa pimpinan kami beserta jajaran Ksatria Bela Negara kedepan, akan membangun wadah usaha untuk ekonomi gotong royong dalam bentuk koperasi dan badan usaha lainnya, demi tercapainya tujuan sinergitas bersama pemerintah guna pembangkitan perekonomian baik di internal Ksatria Bela Negara maupun di lingkungan masyarakat luas dalam mengembangkan usaha ritel atau umkm.
Tim Ekonomi kami selaras dengan waktu membentuk Tim Profesional tentang management ekonomi dan keuangan guna dapat mensejahterakan para Anggota dan Jajaran Ksatria Bela Negara, dibalik hal demikian kami adalah lembaga Independen yang selalu setia mengawal dan menjalankan UUD 1945, Pasal 27, Setiap Warga Negara Wajib ikut Bela Negara Pasal 30, tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta usaha pertahanan dan keamanan negara.( Upaya Bela Negara )
Kami adalah salah satu lembaga Bela Negara yaitu Ksatria Bela Negara.
Sesuai Arahan Pimpinan kami Ketua Nasional Ksatria Bela Negara ( A. Harahap, S.Sos. ).
Kami memohon kepada Bapak Presiden Prabowo, Menteri Keuangan Pak Purbaya, Menteri Perekonomian, Menteri Perdagangan, dapat memberikan Kebijakan oleh pemerintah.
Upaya penurunan harga bahan pokok seperti Cabai, Bawang, dan khusus Utamakan Harga Beras Premium mampu ditekan dengan harga Rp.10.000, Minyak goreng Rp. 11.000, Gula Pasir Rp. 11.000, Gas elpiji Bersubsidi Rp. 16.000-17.000 di warung/Ritel HET.
untuk mewujudkan belanja masyarakat tetap selalu terjangkau.
Apabila harga-harga seluruh bahan pokok diturunkan oleh pemerintah maka perekonomian Indonesia bakalan bangkit di atas 10% dalam 1 sampai 2 tahun kedepan.
Bilamana juga dapat di tekan nilai tukar Rupiah dengan Kurs Dolar AS ( USD ) mampu ditekan sampai ke bawah Rp. 10.000 insyaallah negara Indonesia akan Lebih maju dalam perekonomian merata dan rakyat pasti sejahtera dan makmur seperti negara-negara maju.
Para Pimpinan Ksatria Bela Negara pastinya intens menyampaikan masukan pada pihak-pihak petinggi pemerintahan ataupun orang yang bisa langsung bersentuhan dengan Bapak Presiden Prabowo, demi tersampaikan aspirasi masyarakat luas dalam bentuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia.
Sumber : KBN | Penulis : Jay

