Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan kiprahnya sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan nasional. Selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Sukabumi terus memperkuat sektor pertanian melalui inovasi SANGKURIANG (Strategi Swasembada Berkelanjutan dan Kemandirian Pangan) yang digagas Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.
Keberhasilan Sukabumi bukan tanpa bukti. Pada 2025, daerah ini meraih peringkat kedua nasional atas kontribusinya dalam peningkatan produksi padi dan menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pertanian. Bupati Sukabumi juga dianugerahi Satyalencana Bidang Pertanian sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mendorong swasembada pangan.
Program SANGKURIANG hadir untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian melalui empat strategi utama, yakni peningkatan produksi yang terfokus, optimalisasi sumber daya manusia dan lahan, penguatan manajemen rantai pasok, serta keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Implementasinya diwujudkan melalui pembentukan lima kawasan komoditas unggulan, yaitu padi, hortikultura, singkong, kopi, dan kelapa. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga membentuk Satgas Swasembada Pangan Berkelanjutan, memperkuat perlindungan lahan pertanian, serta mengembangkan kawasan padi di Ciemas sebagai proyek percontohan. Program ini didukung rehabilitasi irigasi, penyediaan benih unggul, dan mekanisasi pertanian modern.
Hingga Juni 2026, capaian sektor pertanian Sukabumi terus menunjukkan hasil positif. Luas Tambah Tanam (LTT) padi mencapai 91.646 hektare, Luas Tambah Panen 121.610 hektare, Indeks Pertanaman (IP) 2,71, dengan produktivitas rata-rata 5,8 ton per hektare.
Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. mengapresiasi seluruh petani yang menjadi garda terdepan ketahanan pangan. Menurutnya, SANGKURIANG harus menjadi gerakan bersama untuk melindungi lahan pertanian demi kesejahteraan generasi mendatang dan mewujudkan Sukabumi Mubarokah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian H. Aep Majmudin, S.E., M.M. mengajak generasi muda terjun ke dunia pertanian modern. Melalui slogan "Bertani Itu Keren", ia menegaskan bahwa pertanian kini menjadi sektor yang menjanjikan, didukung mekanisasi, digitalisasi, dan teknologi yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.
Dengan semangat "Sing Nyaah Ka Sukabumi", Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis mampu menjaga swasembada pangan sekaligus mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Kadis Pertanian | Penulis : Deta



Tidak ada komentar:
Posting Komentar