masukkan script iklan disini
TerasIndonesiaNews.com - Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026
Sidak mendadak yang dilakukan Kepala Badan Gizi Nasional, Bu Nanik, di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi - SPPG di kawasan Cipayung 2 jakarta timur sangat mengejutkan kepala dan seluruh staf yang bertugas.
Dari hasil inspeksi langsung di lapangan, beberapa temuan yang tidak sesuai standar pelayanan ditemukan. Di antaranya:
- *Suhu ruangan tidak optimal*: AC di ruang produksi kurang dingin, berpotensi mengganggu kualitas penyimpanan bahan makanan.
- *Peralatan kurang layak*: Chiller yang digunakan merupakan unit bekas dan kondisinya tidak prima.
- *Kualitas air diragukan*: Sumber air yang digunakan belum memenuhi standar kelayakan untuk konsumsi dan pengolahan makanan.
- *Sanitasi kurang terjaga*: Lap kebersihan dijemur sembarangan, bukan di area khusus, sehingga rawan kontaminasi silang.
Bu Nanik menegaskan bahwa standar gizi dan keamanan pangan tidak bisa ditawar.
"SPPG adalah garda terdepan program makan bergizi. Kalau AC kurang dingin, chiller bekas, air tidak layak, apalagi lap kotor dijemur sembarangan, maka risiko gagalnya program ada di depan mata," ujarnya tegas saat memberi arahan langsung kepada kepala SPPG dan staf.
Beliau memerintahkan agar di suspen segera , sebgai pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang di SPPG lain.
BGN berkomitmen memastikan setiap porsi yang sampai ke penerima manfaat memenuhi standar mutu, kebersihan, dan gizi yang telah ditetapkan....
Editor : Tim Redaksi | Liputan : Sanjaya



Tidak ada komentar:
Posting Komentar