TerasIndonesiaNews.com - Pontianak, 30 Mei 2026
PONTIANAK – Munculnya informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan telah dilepaskannya sejumlah orang yang sebelumnya diamankan dalam operasi Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Pontianak Selatan, menjadi perhatian berbagai pihak.
Menanggapi informasi tersebut, LIRA Kalbar meminta adanya penjelasan dan klarifikasi resmi dari pihak berwenang agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.
Perwakilan LIRA Kalbar menyampaikan bahwa informasi mengenai dugaan pelepasan para terduga pengguna narkotika yang sebelumnya diamankan masih sebatas rumor yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
“Kami berharap informasi yang beredar ini hanya sebatas rumor dan tidak benar. Namun apabila memang benar bahwa seluruh pihak yang diamankan telah dilepaskan tanpa adanya penjelasan yang transparan kepada publik, tentu hal tersebut akan menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan narkotika merupakan kejahatan serius yang selama ini menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, setiap penanganan kasus yang menyita perhatian publik perlu disampaikan secara terbuka sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kita semua sedang berjuang bersama dalam pemberantasan narkoba. Jika benar ada pihak-pihak yang sebelumnya dinyatakan positif narkotika kemudian dilepaskan, tentu masyarakat berhak mengetahui dasar dan mekanisme hukumnya. Transparansi sangat penting agar tidak menimbulkan asumsi negatif terhadap upaya pemberantasan narkoba,” katanya.
LIRA Kalbar menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mendukung penuh langkah Polda Kalbar dalam memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika di Kalimantan Barat.
Namun demikian, LIRA Kalbar berharap aparat dapat memberikan penjelasan yang jelas terkait status hukum para pihak yang sebelumnya diamankan dalam operasi tersebut, termasuk hasil asesmen maupun tindak lanjut penanganannya.
“Kami tidak ingin berprasangka. Justru kami berharap rumor yang berkembang ini tidak benar. Sebab apabila benar terjadi tanpa penjelasan yang memadai kepada publik, tentu sangat ironis di tengah komitmen bersama untuk memerangi narkoba dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
LIRA Kalbar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Editor : Tim Teras Indonesia News|Sumber : LIRA KALBAR|Penulis : Ical



Tidak ada komentar:
Posting Komentar