TerasIndonesiaNewscom - Jakarta 12 Februari 2026.
Jajaran Pusat Ksatria Bela Negara Republik Indonesia ( KBN RI ).
Menyampaikan Surat Haru Terbuka.
Kepada Terhormat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.
Kepada Terhormat Malaikat.
Kepada Terhormat Bapak Presiden Prabowo Subianto.
Kepada Terhormat Para Menteri RI.
Kepada Terhormat Gubernur.
Kepada Terhormat Bupati dan Walikota.
Kepada Terhormat Camat.
Kepada Terhormat Kepala Desa dan Lurah.
Kepada Terhormat Para Pengusaha.
Kepada Terhormat Orang Kaya.
Dengan Ini Kami sampaikan kepada Seluruh para insan pejabat Negara Pejabat Pemerintah dan Para Saudagar para orang-orang Kaya.
Dalam hal keprihatinan terhadap kondisi masyarakat Indonesia saat ini yang telah terjadi di berbagai daerah dengan kondisi ekonomi lemah di masyarakat luas sangat memprihatinkan.
Kami jajaran Ksatria Bela Negara Bersama ini memohon dan meminta kepada cantuman tersebut diatas, supaya dapat memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang tidak mampu atau masyarakat lemah.
Sudi kiranya hal-hal di maksud dalam bentuk perhatian Khusus adalah.
1. Memberikan pertolongan perlindungan dan perhatian kepada orang tidak mampu dengan moril dan materil.
2. Menjamin kelangsungan hidup masyarakat miskin, untuk dapat membantu memberikan pendidikan gratis berserta peralatan kebutuhan sekolah, menjamin kebutuhan ekonomi ( Makan ), menjamin kebutuhan Perobatan gratis total, menjamin perlindungan hukum dalam segala hal, menjamin penjagaan moral dan moril.
3. Para pejabat pemerintah dan saudagar orang kaya, untuk dapat membagikan sebagian hartanya kepada lingkungan orang-orang tidak mampu.
4. Menurunkan harga bahan pokok dan mempermudah birokrasi dalam proses administrasi keluarga seperti proses Kartu Keluarga, Surat Nikah, Akte Kelahiran, KTP, SIM, surat-surat lainnya, untuk bebas syarat dan bebas biaya bagi masyarakat Indonesia.
5. Berkaca dari beberapa kejadian yang mengharukan di wilayah Indonesia beberapa contoh telah terjadi, yaitu seperti anak gantung karena tidak bisa beli buku dan alat tulis ( kakaknya) dan anak tertabrak truk karena ingin menjual tisu untuk dapat uang ingin beli nasi 1 bungkus lapar belum makan karena orang tuanya tidak mampu beli makanan, ( adeknya) lokasi di desa Nenoweya Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada NTT, seorang anak meninggal dengan tubuh penuh cacing karena tidak mampu berobat ( Raya } di Desa Kebandungan Sukabumi Jawa Barat, inilah kejadian Pilu yang sangat menyedihkan seluruh tumpah darah Indonesia.
Dengan hal-hal yang telah kami cantumkan di atas untuk menjadi renungan kita semuanya sebagai Sebuah Bangsa yang Besar dan Kaya akan Sumber Alam Indonesia, kita semua berharap para pemimpin Bangsa baik dari pusat sampai dengan daerah untuk dapat bahu-membahu untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat tidak mampu dimanapun berada dan menerima perhatian secara langsung tanpa perantara.
Ksatria Bela Negara menyatakan sungguh memilukan atas kejadian seperti halnya yang tercantum di atas.
Humas Pusat KBN RI dalam pernyataannya dan sesuai arahan Ketua Nasional.
Kita semua jajaran KBN RI selalu siap sedia bersama pemerintah untuk membantu masyarakat yang tidak mampu secara bersama-sama serta selalu ingin melibatkan diri secara kelembagaan untuk membantu masyarakat luas dengan dukungan pemerintah baik pusat dan daerah.
Maka dalam hal berikut kami yakin dengan sepenuhnya pada program Bapak Presiden Prabowo bisa membantu seluruh keluhan masyarakat luasluas.
Apabila semua para pemimpin Pemerintahan baik Pusat dan Daerah dan Para konglomerat kompak dalam memberikan pertolongan perlindungan pada rakyat yang tidak mampu.
Demikianlah hal ini kita sampaikan kepada Seluruh Pihak diatas.
Editor : Tim Teras Indonesia News|Sumber : Humas KBN RI|Penulis : Totas

