Ketapang — Satpol PP Kabupaten Ketapang bersama Manajemen Bandara Rahadi Usman melaksanakan Sosialisasi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan kepada sekolah-sekolah di Kecamatan Delta Pawan, khususnya yang berada di kawasan sekitar bandara. Kegiatan ini berlangsung sejak Senin (8/12/2025) hingga Selasa (9/12/2025) sebagai respons atas meningkatnya gangguan penerbangan akibat permainan layang-layang.
Pihak bandara sebelumnya menyampaikan keluhan terkait sejumlah insiden yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan. Selain mengganggu operasional pesawat, permainan layang-layang juga menimbulkan dampak terhadap ketenteraman dan ketertiban umum, seperti risiko cedera akibat benang layangan, kecelakaan karena berebut layangan, hingga gangguan jaringan listrik PLN yang dapat memicu pemadaman.
AHLI MUDA Satpol PP, Muhammad Hirwani Nasdhewa, turut menegaskan bahaya tersebut. Ia bahkan pernah menjadi korban pada tahun 2024 ketika benang layangan melukai hidungnya hingga harus memperoleh tiga jahitan.
Satpol PP menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk sekolah-sekolah yang bersedia menjadi lokasi sosialisasi, serta semua yang mendukung upaya penegakan Perda No. 1 Tahun 2018 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan penerbangan dan ketertiban lingkungan.
Editor : Tim Teras Indonesia | Sumber : Prokopim | Penulis : Suhelmi

