• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Dilupakan Pemda, Panahan Tradisional Bengkayang Sabet 5 Emas: "Hanya Janji Kosong, Kami Tidak Butuh Simpati!"

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2025-10-21T03:37:27Z


    BENGKAYANG, TERAS INDONESIA NEWS||Prestasi gemilang atlet panahan tradisional Bengkayang di tingkat nasional dan regional seperti berteriak dalam kesunyian. Tanpa dukungan nyata, mereka malah pulang membawa segudang medali, menggoreskan catatan ironis bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkayang.


    Bukti pengabaian ini diungkapkan langsung oleh Ketua Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Kabupaten Bengkayang, Irwin Saputra. Ia menyatakan bahwa pihaknya sudah "lelah berkoordinasi" dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Bengkayang.


    "Kami sudah berulang kali menyampaikan prestasi anak-anak ini, lengkap dengan data dan proposal. Apa balasannya? Hanya janji kosong yang berulang. Kami tidak butuh simpati, kami butuh aksi nyata," tegas Irwin dengan nada kesal.


    Frustrasi ini tidak lantas mematahkan semangat di lapangan. Di bawah pelatihan Samsul Bahri, yang dengan gigih melatih tanpa menunggu uluran tangan pemda, atlet-atlet ini justru meledak dengan prestasi.


    Hasilnya? Pada FORNAS VIII di NTB akhir Juli 2025, mereka mempersembahkan medali perunggu untuk Bengkayang. Yang lebih membahana, dalam Kejurda Fespati Kalbar 2025 Oktober ini, mereka mendominasi dengan menyabet 5 medali emas!


    Pencapaian ini mempertanyakan komitmen Kormi dan Disporapar Bengkayang dalam membina olahraga tradisional yang justru terbukti menjadi penemu bibit prestasi.


    Pemberitaan ini sengaja dirancang sebagai tantangan terbuka. Sejauh mana komitmen nyata kedua instansi ini terhadap olahraga yang telah mengharumkan nama Bengkayang? Apakah lima medali emas dan satu medali perunggu masih belum cukup untuk mendapatkan perhatian dan anggaran yang layak?


    Hingga berita ini diturunkan, Kormi dan Disporapar Bengkayang belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai prestasi dan keluhan yang disampaikan Fespati.


    Sumber: Fespati  Penulis: Izzul Izzuddin Editor: Bima

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini