TerasIndonesiaNews.com – Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026
Presiden Prabowo Subianto* memimpin *Sidang Kabinet Paripurna* di Istana Kepresidenan pada hari Senin 20 juli 2026.Sidang ini dihadiri oleh seluruh jajaran menteri, kepala lembaga, hingga *Kepala BMKG*.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa *ketahanan pangan merupakan fondasi utama peradaban bangsa*.
Menurut Presiden, tanpa kecukupan pangan, pembangunan di sektor lain tidak akan berjalan optimal. Ia meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk bersinergi memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga pangan nasional.
"Ketahanan pangan bukan hanya soal beras. Ini menyangkut jagung, kedelai, gula, garam, sampai perikanan. Ini soal masa depan bangsa," tegas Presiden dalam sidang tersebut.
Kehadiran *Kepala BMKG* dalam sidang paripurna ini turut menjadi perhatian. Presiden menekankan pentingnya data cuaca dan iklim dari BMKG untuk mendukung perencanaan tanam, antisipasi gagal panen, serta mitigasi bencana yang berdampak pada produksi pangan.
Selain itu, sidang juga membahas koordinasi antar lembaga dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, gangguan rantai pasok, dan fluktuasi harga komoditas.
Presiden menginstruksikan jajaran Kabinet untuk:
- Mempercepat program swasembada pangan di berbagai komoditas strategis
- Memperkuat cadangan pangan pemerintah dan sistem distribusi
- Mengintegrasikan data BMKG dengan perencanaan pertanian di daerah
Sidang Kabinet Paripurna ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah menempatkan isu pangan sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional tahun 2026.
Editor : Tim Redaksi | Liputan : Windu Purnomo | Penulis : Muchlasin



Tidak ada komentar:
Posting Komentar