-->
  • Jelajahi

    Copyright © Teras IndonesiaNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Keluhan Pengunjung dan Pedagang Ancol, Desak Operasional 24 Jam Dibuka Kembali Demi Hidupnya UMKM

    Teras Indonesia News
    Minggu, 05 Juli 2026, 4:05:00 PM WIB
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-07-05T09:06:05Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    TerasIndonesiaNews.com - Jakarta | Minggu, 05 Juli 2026

    Gelombang keluhan datang dari para pengunjung dan pedagang di kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara. Banyak pihak menilai pembatasan jam operasional saat ini berdampak langsung pada menurunnya aktivitas ekonomi dan berkurangnya akses publik terhadap ruang terbuka.


    Sejumlah pengunjung mengaku kecewa karena tidak bisa lagi menikmati suasana Ancol hingga larut malam. Padahal, bagi banyak warga Jakarta, Ancol adalah satu-satunya ruang publik tepi laut yang bisa diakses untuk melepas penat setelah bekerja.


    "Saya dan keluarga biasanya ke Ancol habis magrib. Udara lebih sejuk, anak-anak juga bisa main lebih leluasa. Sekarang jam segitu sudah disuruh pulang. Padahal ruang publik seharusnya tidak dibatasi," ujar Rina, 34, pengunjung asal Bekasi yang ditemui di gerbang Ancol, Minggu malam.


    Hal senada disampaikan para pedagang dan pelaku UMKM di dalam kawasan. Mereka menyebut omset turun drastis sejak jam operasional dipersingkat. Padahal malam hari dulunya menjadi waktu ramai, terutama saat akhir pekan dan hari libur.


    "Kalau tutup cepat, dagangan sepi. Padahal kami bayar sewa lapak tetap. Banyak teman-teman UMKM yang sekarang bingung mau nutup atau bertahan. Kami berharap Ancol bisa buka 24 jam lagi seperti dulu," kata Budi, pedagang makanan di area Pantai Ancol.


    Menurut para pedagang, pengunjung malam tidak hanya warga lokal, tapi juga wisatawan dari luar kota yang sengaja datang untuk menikmati suasana pantai di malam hari. Hilangnya jam tersebut membuat rantai ekonomi kecil di dalam Ancol ikut terdampak.


    Para pengunjung dan pedagang berharap pihak pengelola PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk segera mengevaluasi kembali kebijakan jam operasional. Mereka meminta ada dialog terbuka untuk mencari solusi yang tidak hanya soal keamanan dan kebersihan, tapi juga keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.


    "Keamanan penting, kebersihan juga. Tapi jangan sampai karena itu ruang publik jadi mati. Buka 24 jam dengan sistem shift petugas, CCTV, dan patroli. UMKM bisa hidup, pengunjung juga senang," tambah Rina.


    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola Ancol terkait desakan pembukaan 24 jam tersebut.


    Para pedagang dan komunitas pengunjung berharap dalam waktu dekat ada kejelasan, agar Ancol kembali menjadi ruang publik yang benar-benar terbuka untuk semua, dan roda ekonomi UMKM bisa kembali berputar.


    Editor : Tim Redakai | Sumber : Warga | Penulis : Sanjaya

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    NamaLabel

    +