TerasIndonesiaNews.com - Jakarta | Senin, 29 Juni 2026.
Berbagai Elemen Masyarakat di seluruh Indonesia yang di kenal Persatuan Masyarakat Indonesia Meminta Pemerintahan Prabowo Gibran, untuk dapat menurunkan harga BBM non subsidi.
Menteri ESDM Bahlil diminta oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk menurunkan harga BBM non subsidi, karena dengan naiknya harga BBM non subsidi manjadi berbagai pabrik dan pelaku usaha industri terhenti karena mahalnya harga bahan bakar minyak, berdampak pada terhenti produksi serta PHK massal.
Persatuan Masyarakat Indonesia Meminta Pemerintah benar-benar memperhatikan terhadap hal demikian, bila perlu harga BBM non subsidi turun sampai ke 65% dan harga BBM subsidi juga ikut di turunkan dengan signifikan, karena masyarakat Indonesia juga sudah mengerti Indonesia itu banyak memiliki ladang minyak atau sumur tetapi tidak di kelola dengan sebenarnya, hal-hal yang di maksudkan oleh Persatuan Masyarakat Indonesia supaya menjadi sebagai acuan atensi khusus oleh presiden Prabowo.
Dengan naiknya harga BBM non subsidi malah semakin banyak Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab membeli paksa BBM subsidi di beberapa SPBU yang nakal dan di bekingi oleh berbagai oknum aparat.
Berbagai daerah keluhan itu terjadi seperti daerah Lampung, Sumatra Selatan, sumatera Utara, Jawa Timur, Banten Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, hal ini adalah tindakan para Mafia BBM subsidi yg bersekongkol dengan SPBU nakal serta di bekingi oleh oknum aparat setempat.
Persatuan Masyarakat Indonesia Meminta Presiden Prabowo Subianto untuk dapat Menindak para Mafia BBM subsidi tersebut termasuk oknum aparat yang membekingi perbuatan yang melanggar hukum tersebut.
Masyarakat Indonesia sangat resah dengan tindakan Para Mafia nakal yang merugikan Masyarakat dan Negara Indonesia.
Persatuan Masyarakat Indonesia berharap Presiden Prabowo segera bertindak tegas membasmi Mafia BBM subsidi tersebut dan mengerakkan Kejagung RI dan BIN serta satgas ilegal yang langsung di pimpin oleh Kejagung RI, Menhan RI, Panglima TNI dan Kapolri, di bawah instruksi Presiden, Kami sebagai Masyarakat Indonesia bersedia ikut membantu membasmi Para Mafia yang merugikan Negara dan Rakyat Indonesia.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Masyarakat Indonesia | Penulis : Totas



Tidak ada komentar:
Posting Komentar