-->
  • Jelajahi

    Copyright © Teras IndonesiaNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    7 Kecamatan di Jakarta Selatan Masuk Zona Rawan Gerakan Tanah Juli 2026

    Teras Indonesia News
    Rabu, 15 Juli 2026, 1:59:00 PM WIB
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-07-15T06:59:14Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    TerasIndonesiaNews.com – Jakarta | Rabu, 15 Juli 2026

    Wilayah Jakarta Selatan mendominasi daftar kawasan rawan gerakan tanah di DKI Jakarta untuk periode Juli 2026.


    Berdasarkan data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terdapat 7 kecamatan di Jakarta Selatan yang masuk dalam kategori Zona Menengah potensi gerakan tanah.


    Tujuh Kecamatan Rawan di Jakarta Selatan

    1. Cilandak
    2. Jagakarsa
    3. Kebayoran Baru
    4. Kebayoran Lama
    5. Mampang Prapatan
    6. Pasar Minggu
    7. Pesanggrahan


    Selain itu, terdapat 2 kecamatan di Jakarta Timur yang juga masuk dalam daftar kawasan berpotensi mengalami gerakan tanah, yaitu:

    • Kramat Jati
    • Pasar Rebo


    Dengan demikian, total terdapat 9 kecamatan di Provinsi DKI Jakarta yang berada dalam kategori waspada gerakan tanah selama Juli 2026.


    Kategori Zona Menengah menunjukkan bahwa wilayah tersebut memiliki potensi mengalami gerakan tanah, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama, perubahan tata guna lahan, atau adanya beban berlebih pada lereng.


    BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk:

    • Mewaspadai munculnya retakan tanah, dinding rumah yang mulai miring, serta kemunculan mata air baru.
    • Tidak membangun rumah di lereng curam maupun bantaran sungai.
    • Segera melaporkan kepada pihak kelurahan atau menghubungi Call Center 112 apabila menemukan tanda-tanda awal gerakan tanah.


    Petugas gabungan telah disiagakan untuk melakukan pemantauan serta sosialisasi kepada masyarakat di kawasan yang berpotensi terdampak.


    Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG serta peringatan dini yang dikeluarkan oleh BPBD DKI Jakarta guna mengantisipasi potensi bencana.


    Editor : Tim Redaksi | Liputan : Windu Purnomo | Penulis : Muchlasin

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    NamaLabel

    +