-->
  • Jelajahi

    Copyright © Teras IndonesiaNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Wabup Ketapang Dorong Percepatan Akreditasi Perpustakaan Sekolah untuk Perkuat Budaya Literasi

    Teras Indonesia News
    Kamis, 18 Juni 2026, 6:05:00 PM WIB
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-06-18T11:05:00Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    TerasIndonesiaNews.com - Ketapang, Kalimantan Barat | Kamis, 18 Juni 2026

    Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, membuka Sosialisasi Akreditasi dan Advokasi Perpustakaan Sekolah Tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Kamis (18/6/2026).


    Kegiatan yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Ketapang tersebut dihadiri Bunda Literasi Ketapang, para kepala sekolah, pengelola perpustakaan, narasumber dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), serta sejumlah undangan lainnya.


    Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola dan standardisasi layanan perpustakaan sekolah sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP), sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan satuan pendidikan.


    Wabup dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Ketapang atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan tersebut.


    "Kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Ketapang periode 2025–2030, yakni mewujudkan pembangunan berkeadilan menuju Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri. Salah satu misi yang kami emban adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing serta memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik," ujarnya.


    Wabup juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mendukung pengembangan perpustakaan sekolah.


    Oleh karena itu Ia meminta para Kepala Sekolah memberikan perhatian penuh terhadap pengelolaan perpustakaan, baik dari sisi anggaran, penyediaan sarana dan prasarana, maupun peningkatan kompetensi tenaga pengelola.


    Kepada para pengelola perpustakaan, Wabup mengimbau agar memanfaatkan sosialisasi tersebut secara maksimal untuk memahami instrumen akreditasi, indikator penilaian, serta dokumen pendukung yang harus dipersiapkan sehingga proses akreditasi dapat berjalan secara optimal.


    Selain itu, Ia juga berharap Dinas Kearsipan dan Perpustakaan terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkelanjutan, terutama bagi sekolah-sekolah yang masih memerlukan dukungan dalam memenuhi standar akreditasi.


    "Pengembangan perpustakaan sekolah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan komite sekolah, orang tua, serta masyarakat. Perpustakaan yang berkualitas akan memberikan manfaat besar bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus Kabupaten Ketapang," katanya.


    Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Ketapang, Deki Triadi, S.Pd., M.AP, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong terwujudnya perpustakaan sekolah yang terakreditasi dan berkualitas.


    Menurutnya, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada kepala sekolah dan pengelola perpustakaan mengenai instrumen, prosedur, serta urgensi akreditasi perpustakaan sehingga dapat menjadi acuan dalam mempersiapkan proses akreditasi di masing-masing satuan pendidikan.


    "Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat budaya literasi di sekolah serta meningkatkan kualitas layanan perpustakaan yang sesuai dengan standar nasional," ujarnya.


    Deki Triadi juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari Perpusnas RI, yakni Dra. Made Ayu Wirayati, M.Ikom selaku Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpusnas RI serta Anggun Kusumah Tri Utami, S.IPI, Pustakawan Ahli Muda Perpusnas RI, yang hadir memberikan materi mengenai akreditasi perpustakaan sekolah.


    Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan Sertifikat Pendaftaran Naskah Kuno dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia oleh Wakil Bupati Ketapang kepada Migdad, S.Th., M.Pd. dan Mahmud Mursalin, S.Pd.I.


    Pemberian sertifikat tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan naskah kuno, menjamin pelestarian warisan budaya, serta memberikan pengakuan resmi secara nasional. 


    Program Registrasi Naskah Kuno yang dilaksanakan Perpusnas RI juga menjadi langkah strategis dalam menyelamatkan informasi berharga yang terkandung dalam manuskrip agar tidak hilang maupun rusak akibat dimakan usia.


    Melalui kegiatan sosialisasi dan advokasi ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap semakin banyak perpustakaan sekolah yang mampu memenuhi standar akreditasi nasional sehingga dapat menjadi pusat literasi yang berkualitas dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.


    Editor : Tim Redaksi | Sumber : Prokopim | Penulis : Bima

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    NamaLabel

    +