-->
  • Jelajahi

    Copyright © Teras IndonesiaNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Masyarakat DKI Jakarta Geram Dengan Cuek nya Pemprov DKI Jakarta Terhadap Air Kali Berbau Tak Sedap dan Hitam Beracun

    Teras Indonesia News
    Sabtu, 27 Juni 2026, 1:44:00 AM WIB
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-06-26T18:44:29Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    TerasIndonesiaNews.com - Jakarta | Sabtu, 26 Juni 2026

    Dibeberapa Wilayah DKI Jakarta kembali menjadi perhatian publik dengan tidak adanya kepeedulian dari Dinas PU, Sumber Daya Air, dan Kebersihan, untuk menjaga stabilitas sungai dan kali dari kotoran dan limbah yang membahayakan warga DKI Jakarta.


    Masyarakat DKI Jakarta mendesak Gubernur Pramono Anu dan Wakil Gubernur Rano Karno untuk dapat bekerja dengan sebenarnya, tidak hanya tebar pesona kepada masyarakat DKI Jakarta.



    Gubernur DKI Jakarta diharapkan untuk bergerak cepat dalam penanganan kebersihan sungai dan kali dari bahaya nya limbah beracun serta bau yang tidak sedap untuk bernafas.



    Beberapa pakar Ahli Irigasi dan aliran sungai meminta kepada Pemprov DKI Jakarta Khususnya Pramono Anu dan Rano Karno untuk menormalisasi, menggali lumpur dan pasir supaya dalamnya kembali sungai dan kali di Jakarta, tidak hanya meninggikan dinding sungai yang lebih tinggi dari jalan karna tidak sesuai dengan standarlisasi drenase yang sebenarnya.


    Warga DKI Jakarta mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memberi perintah atau memberikan atensi Khusus kepada Pramono Anu Gubernur DKI, dan Rano Karno Wakil Gubernur DKI untuk dapat bekerja yang sebenar benarnya kepada masyarakat DKI Jakarta, tidak hanya tebar pesona dihadapan masyarakat DKI.



    Masyarakat meminta agar Pemprov DKI bekerja sungguh sungguh untuk menormalisasi seluruh sungai dan kali di wilayah DKI Jakarta, serta seluruh aspirasi masyarakat DKI Jakarta dapat ditanggapi dengan sebaik baiknya dan sepenuhnya.


    Editor  : Tim Redaksi | Sumber : Warga DKI Jakarta | Penulis : Windu Purnomo
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar