TerasIndonesiaMews.com - Jakarta Utara | Sabtu 27 Juni 2026
Lapangan bola yang dulunya jadi kebanggaan warga Koja, Jakarta Utara, kini berubah menjadi genangan air luas menyerupai danau. Setiap sore, lapangan ini selalu ramai dipakai main bola antar-warga, dari anak kecil, remaja, hingga orang tua. Warga dari luar Koja pun sering ikut bergabung karena lapangan terbuka ini jadi satu-satunya ruang bermain gratis di kawasan padat penduduk.
Perubahan terjadi karena padatnya pemukiman di sekitar lapangan. Tidak ada saluran pembuangan air yang memadai dan minim resapan karena tanah sudah tertutup beton. Akibatnya, setiap hujan turun, air limbah dan air hujan dari rumah warga semuanya lari ke titik terendah: lapangan bola. Lama kelamaan air menggenang permanen, tidak pernah surut meski kemarau, dengan kedalaman mencapai 1-2 meter.
Kini warga hanya bisa mengenang ramainya lapangan tersebut.
“Sedih, anak-anak sekarang nggak bisa ngerasain main bola di lapangan. Dulu tiap sore rame banget,” ujar warga Koja.
Warga berharap Pemprov DKI dan Suku Dinas SDA segera menangani, baik dengan mengeringkan dan memperbaiki drainase, atau menata jadi embung resmi agar tidak jadi sarang nyamuk dan sumber penyakit.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Warga | Penulis : Muchlasin



Tidak ada komentar:
Posting Komentar