-->
  • Jelajahi

    Copyright © Teras IndonesiaNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kepala BGN Dicopot, APBK Nilai Bukti Komitmen Presiden Berantas Korupsi dan Perkuat Tata Kelola Negara

    Teras Indonesia News
    Rabu, 03 Juni 2026, 12:21:00 PM WIB
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-06-03T05:23:20Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    TerasIndonesiaNews.com – Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026

    Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Keputusan tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang menyatakan bahwa pergantian dilakukan setelah melalui proses monitoring dan evaluasi secara menyeluruh.


    Selain Kepala BGN, pemerintah juga melakukan pergantian terhadap sejumlah pejabat di lingkungan lembaga tersebut sebagai bagian dari upaya pembenahan organisasi dan peningkatan efektivitas pelaksanaan program strategis nasional.


    Pergantian pimpinan BGN ini menjadi perhatian publik karena terjadi di tengah berkembangnya berbagai isu terkait pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk dugaan praktik jual-beli lisensi pengelolaan dapur MBG yang saat ini masih dalam proses audit dan evaluasi oleh pemerintah.


    Pihak Istana menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh program prioritas nasional berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik.


    Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Aliansi Pers Bumi Khatulistiwa (APBK), M. Budiyanto, menilai keputusan Presiden merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi dan memperkuat sistem pengelolaan negara yang bersih.


    “Langkah yang diambil Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam pemberantasan korupsi serta mewujudkan tata kelola negara yang baik. Tidak boleh ada ruang bagi praktik-praktik yang berpotensi merugikan negara maupun masyarakat, terutama dalam program yang menyangkut kepentingan rakyat secara luas,” ujar M. Budiyanto.


    Menurutnya, evaluasi terhadap pejabat publik merupakan bagian penting dari sistem pemerintahan yang sehat dan profesional.


    “Setiap pejabat harus siap dievaluasi. Apa yang dilakukan Presiden menunjukkan bahwa tidak ada jabatan yang kebal dari pengawasan. Ini menjadi pesan kuat bahwa integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas merupakan prinsip yang harus dijunjung tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tambahnya.


    M. Budiyanto juga menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis yang menyangkut masa depan generasi bangsa sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara transparan dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.


    “Program MBG adalah program yang sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, setiap dugaan penyimpangan harus ditelusuri secara tuntas dan apabila ditemukan pelanggaran, harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Publik tentu berharap hasil audit dapat disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi,” tegasnya.


    Dengan adanya pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional, masyarakat kini menantikan hasil audit yang sedang berlangsung serta langkah-langkah pembenahan yang akan dilakukan pemerintah guna memastikan seluruh program prioritas nasional berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran demi kepentingan rakyat.


    Editor : Tim Redaksi | Sumber : APBK | Penulis : Totas

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar