TerasIndonesiaNews.com - Jakarta | Minggu, 28 Juni 2026
Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mengonfirmasi lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) angkatan 2026. Kemhan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.
Kepala Biro Infohan dan Kepala BPSDM Kemhan menyebut penyebab kematian beragam: _heat stroke_, henti jantung, komplikasi TB, dan sesak napas. Seluruh peserta sebelumnya sudah lolos seleksi kesehatan awal, meski ada yang punya catatan kelebihan berat badan. Kemhan menegaskan peserta ikut secara sukarela, tanpa paksaan.
Kemhan membantu proses pemakaman dan menyalurkan santunan kepada keluarga korban.
“Ini duka untuk kita semua. Keselamatan peserta jadi evaluasi utama,” kata Kepala BPSDM Kemhan.
Bersama Panitia Seleksi Nasional, Kemhan langsung lakukan tiga langkah:
- Seleksi Ketat: Perketat cek kesehatan awal dan deteksi dini penyakit selama pelatihan.
- Pengawasan Medis: Tambah tenaga kesehatan di lapangan dan benahi prosedur darurat.
- Tracing Peserta: Lacak peserta lain dengan keluhan serupa untuk penanganan cepat.
Evaluasi dilakukan agar program SPPI KDMP tetap berjalan dengan standar keselamatan yang lebih baik.
Editor : Tim Redaksi | Liputan : Windu Purnomo | Penulis : Muchlasin



Tidak ada komentar:
Posting Komentar