TerasIndonesiaNews.com — Ketapang, Kalimantan Barat | Rabu, 12 Agustus 2026
Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) bersama DPW APRI Kalimantan Barat, DPC APRI Ketapang dan BRIN menggelar Seminar Nasional Pemberdayaan Pertambangan Rakyat di Aula Politeknik Negeri Ketapang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari Road Show Pembinaan Penambang Rakyat sekaligus momentum memperkuat konsep Responsible Mining Community (RMC) menuju pertambangan rakyat yang legal, aman, produktif dan ramah lingkungan.
Dewan Kehormatan DPW APRI Kalbar, Martin Rantan, menegaskan pentingnya menyatukan visi agar pertambangan rakyat mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus tetap bertanggung jawab terhadap keselamatan dan lingkungan.
“Melalui RMC, kita ingin membangun pertambangan rakyat yang tertata dan mampu memajukan ekonomi masyarakat penambang.”
Dalam agenda tersebut, Ketua Umum DPP APRI Gatot Sugiharto resmi mengukuhkan DPC APRI Kabupaten Ketapang dengan Kornelius Rendy sebagai Ketua, Retno Purwansyah sebagai Sekretaris dan Angelica Endang Widowati sebagai Bendahara.
Gatot menilai RMC harus menjadi instrumen pembinaan masyarakat penambang dalam memahami legalitas, regulasi, keselamatan kerja, Good Mining Practices, lingkungan, teknologi hingga penguatan ekonomi melalui koperasi.
Sementara itu, BRIN mendorong pemanfaatan riset dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas serta menekan dampak lingkungan dalam kegiatan pertambangan rakyat.
Pemkab Ketapang turut mengapresiasi terbentuknya DPC APRI dan berharap organisasi tersebut dapat membantu mendorong penambang menuju kegiatan yang legal dan bertanggung jawab.
Seminar juga menghasilkan MoU antara DPC APRI Ketapang dan Politeknik Negeri Ketapang dalam bidang pengembangan SDM, teknologi, riset dan pemberdayaan masyarakat penambang.
APRI juga menyoroti pentingnya sinkronisasi 57 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kabupaten Ketapang agar dapat ditindaklanjuti menuju legalisasi dan pembinaan.
Konsep yang didorong APRI terangkum dalam ekosistem:
WPR → IPR → RMC → KOPERASI → GOOD MINING PRACTICES → TEKNOLOGI → NILAI TAMBAH → KESEJAHTERAAN MASYARAKAT.
Dengan penguatan organisasi, kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, BRIN dan masyarakat penambang, APRI berharap pertambangan rakyat di Ketapang tidak hanya menjadi aktivitas ekonomi, tetapi menjadi bagian dari pembangunan daerah yang legal, produktif, aman dan berkelanjutan.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Humas DPW APRI Kalimantan Barat Hadi Firmansyah | Penulis : Suhelmi




Tidak ada komentar:
Posting Komentar