TerasIndonesiaNews.com – Kubu Raya, Kalimantan Barat | Sabtu, 23 Mei 2026
Dunia pendidikan di Kabupaten Kubu Raya kembali menjadi sorotan. Kondisi memprihatinkan terjadi di SDN 22 Sungai Kakap yang berlokasi di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap. Salah satu ruang kelas di sekolah tersebut dilaporkan ambruk hingga merusak bagian teras dan berdampak pada bangunan kelas lain di sekitarnya.
Berdasarkan hasil investigasi tim awak media di lokasi pada Jumat (22/5/2026), bangunan ruang kelas mengalami kerusakan cukup parah. Material bangunan runtuh hingga menyentuh tanah, sementara beberapa bagian struktur lainnya tampak retak dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pengajar.
Akibat kejadian tersebut, aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu. Sedikitnya 221 siswa disebut terdampak dan kini harus menjalani proses belajar dengan kondisi yang serba terbatas. Pihak sekolah pun berharap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya segera mengambil langkah cepat agar proses pendidikan tidak semakin terganggu.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur pendidikan di wilayah pelosok. Pasalnya, sekolah merupakan fasilitas dasar yang menyangkut masa depan generasi muda dan keselamatan peserta didik.
Menanggapi persoalan tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kalimantan Barat turut angkat bicara. LIRA Kalbar menilai pembangunan di Kabupaten Kubu Raya harus dilakukan secara seimbang dan tidak hanya terfokus pada sektor tertentu saja.
Menurut LIRA Kalbar, pemerintah daerah memang telah menunjukkan pembangunan di sejumlah sektor, termasuk infrastruktur jalan. Namun perhatian terhadap fasilitas pendidikan juga dinilai tidak boleh diabaikan.
“Pemkab Kubu Raya dalam membangun mestinya ada keseimbangan. Jangan cuma fasilitas jalan saja yang diperhatikan, pendidikan juga harus menjadi prioritas. Jangan sampai ada gedung sekolah roboh seperti ini baru menjadi perhatian serius,” tegas pihak LIRA Kalbar.
LIRA Kalbar juga menyampaikan bahwa berbagai masukan dan kondisi di lapangan seharusnya sudah sampai kepada pemerintah daerah melalui laporan dari bawah. Karena itu, mereka berharap adanya tindakan nyata dan cepat dari instansi terkait.
“Kan ada artinya masukan dari bawah. Tentu sampai juga ke Pemerintah Kubu Raya. Apalagi Bapak Bupati dikenal aktif dan keren turun ke masyarakat, jadi kami berharap persoalan sekolah rusak ini segera ditindaklanjuti agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” lanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat dan pihak sekolah masih menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya maupun dinas terkait untuk melakukan perbaikan darurat serta evaluasi terhadap kondisi bangunan sekolah lainnya yang dinilai mulai mengalami kerusakan.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : LIRA Kalbar | Penulis : Edi Samat



Tidak ada komentar:
Posting Komentar