TerasIndonesiaNews.com — Jakarta | Kamis, 14 Mei 2026
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memulai uji coba program transisi penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG) sebagai langkah strategis menuju swasembada energi nasional.
Menteri ESDM menjelaskan, program ini dirancang untuk menekan beban subsidi energi hingga 30% sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor LPG. Dengan memanfaatkan cadangan gas bumi dalam negeri yang lebih besar, CNG dinilai lebih efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga dan transportasi perkotaan.
“Ini bukan sekadar pergantian bahan bakar, tapi langkah nyata untuk membuat energi kita mandiri. Gas domestik kita kelola untuk rakyat kita,” ujarnya.
Uji coba akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari kota-kota besar yang memiliki infrastruktur jaringan gas dan mobilitas tinggi. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan pada aspek teknis, keamanan, dan kesiapan masyarakat sebelum diperluas ke wilayah lain.
Pemerintah optimistis, jika berjalan sesuai rencana, transisi ini akan memperkuat ketahanan energi nasional, menghemat devisa negara, dan memberikan harga energi yang relatif murah bagi masyarakat.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Kementrian ESDM | Penulis : Sanjaya



Tidak ada komentar:
Posting Komentar