TerasIndonesiaNews.com – Kubu Raya, Kalimantan Barat | Jum'at, 29 Mei 2026
Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya berjudul "Diduga Ada Tindakan Tidak Humanis terhadap Anak di Bawah Umur, Orang Tua Keberatan Penanganan Oknum Brimob dan Polisi Piket", hasil investigasi dan penelusuran lebih lanjut yang dilakukan secara mendalam menunjukkan adanya fakta baru yang perlu disampaikan kepada publik sebagai bentuk klarifikasi dan keseimbangan informasi.
Berdasarkan hasil pendalaman terhadap sejumlah keterangan saksi, pihak keluarga, serta informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, diketahui bahwa sosok yang sebelumnya diduga sebagai oknum anggota Brimob ternyata bukan merupakan personel aktif Brimob. Individu tersebut diketahui merupakan relawan yang saat kejadian menggunakan pakaian yang menyerupai seragam aparat Brimob sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Kesimpulan tersebut diperoleh setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi terhadap identitas pihak yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung. Dari hasil penelusuran tersebut tidak ditemukan keterlibatan anggota Brimob sebagaimana dugaan yang berkembang pada awal kejadian.
Pihak keluarga mengakui bahwa informasi awal yang mereka terima dan sampaikan didasarkan pada dugaan karena penampilan dan atribut yang dikenakan oleh pihak yang berada di lokasi sangat menyerupai pakaian aparat Brimob. Namun setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, diketahui bahwa yang bersangkutan bukan anggota Brimob.
Meski demikian, keluarga tetap berharap seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan penertiban terhadap anak-anak di bawah umur dapat mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif, serta memperhatikan perlindungan hak-hak anak sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab jurnalistik sekaligus untuk meluruskan informasi yang sebelumnya berkembang di masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terhadap institusi Brimob maupun aparat penegak hukum lainnya.
Dengan adanya fakta baru tersebut, pemberitaan sebelumnya terkait dugaan keterlibatan oknum Brimob dalam peristiwa tersebut dinyatakan perlu dikoreksi. Publik diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menunggu informasi resmi berdasarkan hasil investigasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Toto | Penulis : Totas



Tidak ada komentar:
Posting Komentar