• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Instruksi DPP Soal MBG, Kader PDI Perjuangan Kalbar Diingatkan Tak Terlibat Bisnis Program

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-03-09T06:42:50Z

    TerasIndonesiaNews.com – Pontianak, Kalimantan Barat | Senin, 9 Maret 2026

    Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengingatkan seluruh kader partai di Kalimantan Barat agar tidak terlibat dalam bisnis Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan bahwa telah ada instruksi dari DPP yang melarang kader maupun pengurus partai ikut terlibat dalam aktivitas bisnis yang berkaitan dengan program tersebut.


    Menurut Krisantus, kader PDI Perjuangan seharusnya fokus mengawal keberhasilan program MBG sebagai kebijakan pemerintah pusat, bukan justru mengambil keuntungan dari program tersebut.


    “Kalau sudah keluar instruksi DPP, siapa pun yang melanggar tentu ada sanksi. Mulai dari sanksi administrasi sampai pemecatan sebagai kader maupun pengurus partai,” tegas Krisantus.


    Ia juga menambahkan bahwa seluruh kader partai di Kalimantan Barat wajib mematuhi instruksi tersebut tanpa pengecualian. Jika keputusan partai sudah jelas, maka seluruh kader harus menjalankannya dengan disiplin.


    Menanggapi hal tersebut, LIRA Kalimantan Barat, Totas, menilai bahwa langkah yang diambil oleh partai tersebut merupakan keputusan politik dari pusat yang patut dihormati.


    Namun demikian, ia juga mempertanyakan apakah kebijakan tersebut benar-benar akan dijalankan secara konsisten di lapangan.


    “Ini adalah instruksi pusat dan keputusan politik dari sebuah partai besar. Namun pertanyaannya, apakah di lapangan nanti benar-benar akan dipatuhi? Karena kita juga mengetahui tidak sedikit yang disebut-sebut memiliki dapur MBG,” ujar Totas.


    Menurutnya, yang menjadi perhatian publik saat ini adalah keberanian untuk benar-benar menegakkan instruksi tersebut apabila ditemukan kader yang melanggar.


    “Beranikah ini benar-benar dilaksanakan secara tegas? Ini yang akan menjadi perhatian masyarakat,” tambahnya.


    Totas juga menyebutkan bahwa hingga saat ini, langkah tersebut menjadi salah satu sikap politik yang cukup terbuka dari sebuah partai.


    “Setidaknya sampai saat ini, ini menjadi salah satu partai politik yang secara terang-terangan dan tegas menyampaikan bahwa kadernya tidak boleh terlibat dalam urusan bisnis program MBG. Dengan slogan sebagai partai wong cilik, tentu keputusan ini akan menjadi keputusan yang sangat baik dan bahkan hebat apabila benar-benar dilaksanakan secara konsisten,” ujarnya.


    Menurutnya, jika keputusan tersebut benar-benar dijalankan secara tegas di lapangan, maka hal itu dapat menjadi contoh bagi partai politik lainnya dalam menjaga integritas terhadap program pemerintah yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas.


    Editor : Tim Redaksi |  Sumber : Tim | Penulis : Edi Samat

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini