• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    PERJALANAN HIDUP DEVA RAHMAWANI (PART 2).

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2025-12-27T15:47:38Z


    TerasIndonesiaNews.com  -  Sambas, 27 Desember 2025



    Setelah Deva kehilangan kasih sayang dari seorang yg dipanggilnya ibu, hari demi hari terasa sangat sulit kami lalui, tapi perjuangan hidup tetap kami jalani walaupun penuh dgn penderitaan, dan air mata. 


    Bermula dari kami jualan ayam goreng/KFC di desa Bakau Kecamatan Jawai, terkadang sambil jualan pun aku sering menangis dalam hati, melihat anak yg masih balita dan cacat seperti Deva harus ikut berjuang mencari nafkah, kadang panas kepanasan dan hujan kehujanan,  sampai hampir setahun berlalu. 


    Pada suatu hari Deva demam tinggi, dan badan nya penuh luka, akupun berusaha membawa Deva ke Puskesmas terdekat, kemudian pihak Puskesmas menyarankan agar kami membuat kartu BPJS, krna Deva harus di rawat secara instensif, ke esokan paginya kami pun lansung menuju kantor Dinas Sosial yg berada di kota Sambas, setiba nya kami di sana, kami bertemu dgn ibu Maini Kurwati yg sering di sapa Bu Ikur, kemudian Bu Ikur pun bertanya tentang penyakit yg di derita oleh Deva ini, jdi akupun menceritakan asal mulanya penyakit Deva ini, lalu Bu Ikur meminta izin untuk memfoto Deva untuk di postingnya di media sosial nya, akupun memberikan izin, kemudian Bu Ikur bilang soal BPJS nya nanti biar saya yg urus, yg penting Deva harus di bawa ke rumah sakit dulu katanya. 


    Pada malam hari saat kami d rumah sakit, kami kedatangan tamu beberapa orang diantara nya ada Bang Aan Sanjaya, Bang Zaldi Hambalang, dan beberapa sahabat yg lain nya, kedatangan mereka ke rumah sakit itu untuk membatu meringan kan penderitaan Deva, dan mereka akan mengadakan penggalangan dana. 


    Mendengar ucapan dari mereka akupun jadi terharu dan sedih, tidak menyangka ternyata masih banyak yang peduli dengan penderitaan Deva. 


    Setelah 3 hari kami di rumah sakit di Sambas, akhir nya Bang Aan dan kawan" membawa kami ke rumah sakit di Singkawang, untuk perawatan yang lebih instensif, setelah hampir 1 bulan kami di rumah sakit, akhir nya dokter mengizinkan kami pulang ke rumah, tapi tetap kontrol kerumah sakit setidak nya sebulan sekali. 


    Setelah beberapa hari istirahat di rumah, akupun memutuskan untuk jualan es tebu di Kelurahan Setapuk Kecil di Singkawang Utara, hari demi hari terus kami lalui bersama dalam suka, duka, dan air mata. 


    Editor : Tim Teras Indonesia News|Sumber : Deddy Ayah Angkat Deva|Penulis : Farhan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini