• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Kasus Norsan: Antara Senyap, Disenyapkan, atau Masih Berproses?

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2025-12-16T07:31:59Z


    TerasIndonesiaNews.com -  Pontianak, 16 Desember 2025

    PONTIANAK — Penanganan dugaan kasus korupsi yang menyeret nama Gubernur Kalimantan Barat, Norsan, hingga kini masih menjadi tanda tanya besar di tengah publik. Kasus yang sempat mencuat dan menyedot perhatian masyarakat tersebut terkesan berjalan di tempat, tanpa kejelasan arah maupun kepastian hukum.


    Sejumlah pihak yang disebut memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut diketahui telah dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya perkembangan signifikan. Belum ada penetapan tersangka, tidak ada penjelasan resmi yang komprehensif kepada publik, dan juga belum ada pernyataan penghentian perkara.


    Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Publik mempertanyakan, apakah kasus tersebut masih dalam tahap pendalaman, berjalan secara senyap, atau justru “disenyapkan”.


    Menanggapi situasi tersebut, Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kalimantan Barat menyampaikan sikap tegas. LIRA Kalbar menilai KPK tidak seharusnya membiarkan sebuah perkara menggantung terlalu lama tanpa kepastian.


    “KPK mesti segera mengambil langkah konkret dan tegas. Sebuah kasus tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan. Setiap warga negara berhak atas kepastian hukum,” tegas perwakilan LIRA Kalbar.


    LIRA Kalbar menegaskan, apabila dalam proses penyelidikan maupun penyidikan tidak ditemukan cukup bukti, maka KPK wajib menyampaikannya secara terbuka kepada publik dan menghentikan perkara. Sebaliknya, jika unsur pidana telah terpenuhi, KPK juga diminta segera mengumumkan dan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.


    “Tidak bisa dengan alasan apa pun sebuah kasus dibiarkan menggantung bertahun-tahun. Kita hidup dalam negara hukum. Kepastian hukum adalah fondasi utama kepercayaan publik,” lanjutnya.


    Menurut LIRA Kalbar, ketidakjelasan penanganan perkara berpotensi memunculkan asumsi negatif di tengah masyarakat. Jika dibiarkan, kondisi ini dikhawatirkan dapat menggerus kepercayaan publik terhadap komitmen KPK dalam memberantas korupsi secara adil dan tanpa pandang bulu.


    Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari KPK terkait perkembangan penanganan kasus Norsan. Publik Kalimantan Barat pun masih menanti kejelasan: apakah kasus ini akan dilanjutkan secara terbuka, atau justru berhenti tanpa penjelasan yang memadai.


    Editor : Tim Teras Indonesia News|Sumber : Ical| Penulis : Totas

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini