• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    Aspal Goreng Digunakan di Jalan Darma Putra, Warga Pertanyakan Kualitas dan Kepatuhan Standar Jalan Kota

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2025-12-25T15:41:04Z



    TerasIndonesiaNews.com — Pontianak Utara, Kamis 25 Desember 2025

    Proyek perbaikan Jalan Darma Putra RT 02 RW 41, Gang Darma Karya, kembali menuai sorotan publik. Pasalnya, pekerjaan pelapisan jalan tersebut diketahui menggunakan aspal goreng, metode lama yang dinilai sudah tidak relevan untuk diterapkan di wilayah perkotaan dengan aktivitas lalu lintas yang cukup tinggi.


    Pantauan awak media di lokasi pada Minggu (25/12) . Namun, di tengah perkembangan teknologi konstruksi jalan, metode ini dinilai memiliki daya tahan rendah dan tidak cocok untuk jalan di kawasan kota yang dilalui kendaraan secara intensif.


    Secara regulasi, penggunaan aspal goreng memang masih dimungkinkan, namun terbatas untuk jalan lingkungan tertentu atau bersifat sementara. Untuk jalan di wilayah perkotaan, pemerintah pada umumnya merekomendasikan penggunaan aspal hotmix yang memiliki kekuatan lebih baik, umur pakai lebih panjang, serta memenuhi standar teknis konstruksi jalan kota.


    Tokoh masyarakat Pontianak Utara, Edi Samad, yang akrab disapa Edi Suhu, dengan tegas menyatakan bahwa pembangunan jalan di wilayah Kota Pontianak Utara seharusnya tidak lagi menggunakan aspal goreng. Menurutnya, penggunaan metode tersebut perlu dikaji ulang karena berpotensi menurunkan kualitas infrastruktur dan merugikan masyarakat dalam jangka panjang.


    “Kalau anggaran tersedia, seharusnya menggunakan hotmix. Jangan mencari yang murah tapi cepat rusak. Ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” tegas Edi Suhu.


    Ia juga menilai bahwa penggunaan aspal goreng justru tidak efisien karena membutuhkan perawatan berulang yang pada akhirnya membebani anggaran daerah.


    Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi teknis terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penggunaan aspal goreng pada proyek Jalan Darma Putra. Minimnya transparansi ini semakin memperkuat pertanyaan publik terkait perencanaan, pengawasan, serta kepatuhan proyek terhadap standar teknis pembangunan jalan perkotaan.


    Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh, serta memastikan setiap proyek infrastruktur jalan benar-benar dikerjakan sesuai standar, tepat guna, dan tidak sekadar menghabiskan anggaran tanpa memperhatikan kualitas dan keberlanjutan.


    Editor : Teras Indonesia News | Sumber : Edi Samat | Penulis : Totas

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini