TerasIndonesiaNews.com — Padang, 22 November 2025
Polemik muncul setelah RS Bunda BMC Padang diduga memulangkan secara paksa seorang pasien ASN berinisial A.Y. meski kondisinya disebut keluarga belum stabil. Keputusan tersebut memicu keprihatinan publik dan sorotan tajam terhadap standar pelayanan rumah sakit.
Keluarga pasien menilai pemulangan dilakukan tanpa penjelasan medis yang memadai. Mereka menegaskan A.Y. masih membutuhkan perawatan lanjutan, sehingga keputusan rumah sakit dinilai berisiko terhadap keselamatan pasien.
Kasus ini juga memunculkan pertanyaan mengenai kepatuhan rumah sakit terhadap hak pasien, termasuk hak memperoleh informasi dan perawatan hingga dinyatakan stabil oleh tenaga medis yang berwenang.
Minimnya komunikasi dan transparansi dari pihak rumah sakit disebut memperburuk situasi. Publik menuntut kejelasan mengenai dasar medis dan prosedural yang digunakan hingga terjadinya pemulangan tersebut.
Polemik ini sekaligus membuka sorotan terhadap mekanisme internal RS Bunda BMC Padang, terutama terkait prosedur discharge, prioritas layanan, serta akuntabilitas dalam pengambilan keputusan medis.
Hingga kini, pihak manajemen RS Bunda BMC Padang belum memberikan pernyataan resmi. Keluarga pasien dan masyarakat mendesak klarifikasi terbuka serta evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.
Editor: Tim Teras Indonesia News | Narasumber: Keluarga Pasien | Penulis Totas

