• Jelajahi

    Copyright © Teras Indonesia News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    GNTV INDONESIA

    Iklan

    Logo

    LIRA Kalbar Soroti Lemahnya Penegakan Hukum, PMII Kalbar Desak Kejati Tuntaskan Kasus Korupsi

    Teras Indonesia News
    Dibaca: ...
    Last Updated 2025-11-07T14:01:28Z


    PONTIANAK, TERAS INDONESIA NEWS
    ||
    Gelombang kritik terhadap lemahnya penegakan hukum di Kalimantan Barat kembali mengemuka. Gerakan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Barat bersama Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kalbar secara tegas menilai aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi Kalbar (Kejati), belum menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan berbagai kasus korupsi yang telah lama mandek.


    Ratusan mahasiswa PMII turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejati Kalbar. Dalam orasinya, mereka mendesak Kejati agar segera menyelesaikan sejumlah kasus besar, seperti dugaan korupsi proyek BP2TD dan peningkatan jalan di Kabupaten Mempawah, yang hingga kini belum jelas arah penanganannya.


    “Kami menolak pemimpin yang terlibat korupsi untuk memimpin daerah. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, dan Kejati tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri,” tegas Ketua PMII Kalimantan Barat dalam pernyataannya.


    PMII menuntut agar Kejati bersikap transparan, profesional, dan bebas intervensi dalam setiap proses hukum. Mereka juga memberikan ultimatum, jika Kejati tidak menindaklanjuti tuntutan mereka dalam waktu dekat, maka aksi serupa akan digelar kembali dengan massa yang lebih besar dan tekanan publik yang lebih kuat.


    Tak hanya dari kalangan mahasiswa, sorotan keras juga datang dari LIRA Kalbar. Dalam pernyataannya, LIRA menilai bahwa penegakan hukum di Kalimantan Barat terkesan tidak serius dan bahkan terlihat takut menindak pihak-pihak tertentu yang diduga terlibat korupsi.


    “Beberapa kasus di Kalbar sudah sangat jelas bukti dan indikasinya, tapi penegak hukum justru ragu, seolah ada ketakutan untuk bertindak. Ini mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujar perwakilan LIRA Kalbar.


    LIRA menegaskan bahwa lemahnya sikap aparat hukum tidak hanya merugikan rakyat, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum. Situasi ini, menurut mereka, membuka ruang bagi munculnya spekulasi negatif dan memperburuk citra hukum di mata masyarakat.


    Aksi damai yang berlangsung tertib ini mendapat perhatian luas dari masyarakat. Baik mahasiswa maupun aktivis sipil sama-sama menegaskan bahwa hukum harus berdiri tegak di atas kebenaran, bukan tunduk pada kekuasaan.


    Sumber : Totas LIRA |Penulis : Ical

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini