TerasIndonesiaNews.com – Ketapang, Kalimantan Barat | Sabtu, 12 September 2026
Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ketapang, Kamis (10/9/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Gedung PCNU Ketapang tersebut dihadiri para alim ulama, tokoh agama, pengurus PCNU serta masyarakat. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, kemudian ditutup dengan penyajian nasi tumpeng yang dinikmati bersama para tamu dan jamaah.
Dalam sambutannya, Alexander menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M. Ia menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan para ulama serta tokoh agama dalam menjalankan pemerintahan dan melayani masyarakat.
“Sepanjang pemerintahan saya, akan saya pastikan tidak jauh dari para alim ulama dan tokoh-tokoh agama dalam menjaga pemerintahan, melayani masyarakat, dan menjaga Ketapang,” tegasnya.
Alexander juga menyinggung kondisi Ketapang yang saat ini menghadapi kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Ia mengapresiasi para alim ulama, pengurus masjid dan pondok pesantren yang telah melaksanakan Salat Istisqa sebagai ikhtiar bersama memohon turunnya hujan.
Terkait kualitas udara akibat asap Karhutla, Bupati mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Menurutnya, diperlukan langkah bersama untuk melindungi masyarakat dari dampak asap Karhutla.
“Semoga Ketapang dilindungi dari berbagai macam bencana dan semoga segera diberikan hujan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, ulama dan tokoh agama diperlukan dalam menghadapi berbagai persoalan daerah. Pemerintah Kabupaten Ketapang, kata dia, akan terus mendukung kegiatan keagamaan, termasuk rencana peringatan Hari Santri yang akan digelar PCNU Kabupaten Ketapang.
Peringatan Maulid Nabi tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Ketapang.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Prokopim | Penulis : Suhelmi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar