TerasIndonesiaNews.com - Cirebon, Jawa Barat | Rabu, 17 Juni 2026
MBG atau dalam istilah lain makan bergizi gratis program atau janji politik presiden Prabowo Gibran saat kampanye sebelum pemilihan masa lalu.
Program makan bergizi gratis tidaklah berjalan mulus dalam perjalanannya program makan bergizi mengalami masalah yaitu masalah keracunan makanan yang dirasakan beberapa siswa di Jawa Barat.
Usut punya usut ternyata dapur MBG tersebut tidak sesuai dengan standar operasional dapur yang mengakibatkan keracunan makanan contohnya masak malam hari namun dibagikan makanannya siang hari.
Berkembang dengan seiring waktu terjadilah banyak permintaan seperti motor,kaos kaki,tablet dengan markup harga yang begitu pantastis.
Hal tersebut membuat masyarakat menjadi bertanya tanya buat apa? Dalam jangka beberapa bulan kejagung RI Melangkah dengan cepat dengan menangkap ketua BGN Dadan Hindayana dan 2 wakilnya dengan dakwaan jual beli titik dan mark up harga barang barang tersebut.
Walaupun terjadi permalasahan tersebut MBG menurut survei lapangan adalah yang paling ditunggu oleh para siswa serta para siswa kesekolah bukan untuk belajar tapi untuk makanan bergizi gratis.
Kenapa mahasiswa berdemo dengan tuntutan MBG dihentikan?
Salah satu alasannya MBG menurut mahasiswa harus dihentikan karena anggaran MBG membengkak dan memotong anggaran lainnya memang program ini mulia dikarenakan memberikan kebahagiaan untuk anak sekolah akan tetapi mereka menginginkan kredibilitas dan arah yang jelas mengenai program MBG tersebut.
Editor : Tim Redaksi | Karya : Mr Linardo



Tidak ada komentar:
Posting Komentar