TerasIndonesiaNews.com – Pontianak, Kalimantan Barat | Senin, 01 Juni 2026
Bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengingat kembali nilai-nilai dasar negara yang menjadi fondasi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016. Tanggal tersebut merujuk pada pidato yang disampaikan oleh Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI yang kemudian dikenal sebagai lahirnya konsep Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
Pada peringatan tahun 2026, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pedoman dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan yang ada di Indonesia.
Berbagai kegiatan peringatan digelar secara nasional, mulai dari upacara bendera, diskusi kebangsaan, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat. Pemerintah juga menggelar upacara peringatan tingkat nasional yang dipusatkan di Jakarta.
Menanggapi peringatan Hari Lahir Pancasila, Ketua Umum Aliansi Pers Bumi Khatulistiwa, M. Budiyanto, mengatakan bahwa Pancasila tidak boleh hanya dijadikan simbol atau sekadar slogan yang diucapkan saat peringatan hari besar nasional.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan, penegakan hukum, dunia pendidikan, hingga kehidupan sosial masyarakat.
“Pancasila adalah pemersatu bangsa. Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi negara saat ini, seluruh elemen masyarakat harus kembali menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak. Jangan sampai perbedaan justru menjadi pemicu perpecahan,” ujar M. Budiyanto.
Ia juga menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga semangat kebangsaan dan persatuan melalui pemberitaan yang berimbang, edukatif, serta tidak memecah belah masyarakat.
“Pers harus menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai Pancasila. Media memiliki peran strategis untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, menjaga persatuan, serta mengawal jalannya demokrasi yang sehat sesuai dengan semangat Pancasila,” tambahnya.
M. Budiyanto berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu menumbuhkan kembali kesadaran seluruh anak bangsa untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun golongan.
Dengan semangat Hari Lahir Pancasila 2026, masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat nilai gotong royong, toleransi, keadilan sosial, dan rasa cinta tanah air demi mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan berdaulat.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Tim | Penulis : Totas



Tidak ada komentar:
Posting Komentar