-->
  • Jelajahi

    Copyright © Teras IndonesiaNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Fakta Persidangan Mengguncang: Dugaan Keterlibatan Elite Daerah Harus Diusut Tanpa Ampun”

    Teras Indonesia News
    Sabtu, 25 April 2026, 10:34:00 AM WIB Last Updated 2026-04-25T03:35:40Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    TerasIndonesiaNews.com - Pontianak, 25 April 2026


    Pontianak — Publik kembali dikejutkan oleh mencuatnya nama Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, dalam pusaran perkara dugaan suap dan korupsi proyek rehabilitasi Jembatan Timbang Siantan. Fakta ini terungkap dalam persidangan, ketika terdakwa mengaku adanya permintaan uang hingga miliaran rupiah yang diduga berkaitan dengan penanganan kasus tersebut.


    Munculnya nama pejabat tinggi dalam fakta persidangan tentu menjadi sorotan serius. Hal ini bukan hanya menyangkut individu, tetapi juga menyentuh kepercayaan publik terhadap integritas lembaga pemerintahan. Terlebih, majelis hakim dalam persidangan telah secara tegas meminta agar temuan baru tersebut ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum (APH).


    Situasi ini dinilai sangat ironis. Di satu sisi, hukum seharusnya menjadi panglima tertinggi yang berdiri tegak tanpa kompromi. Namun di sisi lain, sering kali muncul keraguan publik ketika kasus mulai bersinggungan dengan kekuasaan, politik, dan kepentingan besar.


    Pendapat LIRA Kalbar: Tegakkan Hukum Tanpa Tebang Pilih

    Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kalimantan Barat menyampaikan bahwa kondisi ini adalah ujian nyata bagi penegakan hukum di Indonesia, khususnya di daerah.


    “Ini sungguh ironis dan dahsyat. Ketika fakta persidangan mulai membuka kemungkinan keterlibatan pihak-pihak tertentu, maka tidak boleh ada keraguan. Harus diluruskan—benar atau tidak. Jangan sampai hukum terlihat tajam ke bawah namun tumpul ke atas,” tegas perwakilan LIRA Kalbar.


    Menurut LIRA, aparat penegak hukum harus benar-benar bertindak sebagai kesatria. Artinya, berani, tegas, dan konsisten dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu, siapa pun yang terlibat.


    “Kalau memang ada keterlibatan, harus diusut tuntas. Jika tidak terbukti, juga harus disampaikan secara terbuka agar tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat. Transparansi adalah kunci menjaga kepercayaan publik,” lanjutnya.


    Kasus ini kini menjadi perhatian luas masyarakat Kalimantan Barat. Harapan besar disematkan kepada aparat penegak hukum agar tidak ragu mengambil langkah tegas, demi memastikan keadilan benar-benar ditegakkan.


    Publik menunggu, apakah hukum akan benar-benar berdiri lurus — atau kembali tunduk pada bayang-bayang kekuasaan.


    Editor : Tim Teras Indonesia News|Sumber : LIRA KALBAR|Penulis : Edi Samat

     

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar