KETAPANG, TERASINDONESIA NEWS||Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Indoor megah di kawasan eks Terminal Bus Payak Kumang terus dikebut. Proyek prestisius yang digadang-gadang akan menjadi pusat olahraga terbesar di Kabupaten Ketapang ini kini memasuki tahap kedua pengerjaan.
Bangunan megah seluas 2.466 meter persegi dengan ketinggian mencapai 20 meter ini nantinya mampu menampung sekitar 1.600 penonton. Peletakan batu pertama dilakukan sejak 5 Juni 2024 oleh Alexander Wilyo, yang kala itu masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang.
Pembangunan tahap pertama untuk pondasi telah selesai dengan anggaran Rp5 miliar. Kini, proyek berlanjut ke tahap kedua, yang mencakup struktur utama hingga bagian atap dengan nilai lelang Rp9,58 miliar, dikerjakan oleh CV. Cipta Bagas Karya (CBK) Pontianak, dengan konsultan pengawas CV. Cipta Indah Citra.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Ketapang, Satuki, menegaskan bahwa Pemda Ketapang berkomitmen penuh agar proyek ini rampung tepat waktu.
Teman-teman media bisa langsung memantau di lapangan. Ini baru tahap ke-2, dan nanti tahap ke-3 adalah finishing. Harapan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, pada tahun 2026 GOR ini sudah bisa difungsikan,” ujar Satuki kepada Asosiasi Wartawan Ketapang (AWAK).
Sementara itu, pihak pengawas proyek dari CV. CBK menyampaikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan tempo tinggi.
Sejak menang tender tanggal 22 Agustus 2025, kami langsung bergerak cepat. Saat ini progres sudah mencapai 50 persen lebih, dan kami bekerja siang-malam dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja,” ujarnya.
Sekitar 30 pekerja diterjunkan setiap harinya, bahkan di malam hari tim masih bekerja tergantung kondisi cuaca. Pihak konsultan proyek, Asmi dari CV. Cipta Indah Citra, memastikan bahwa pengawasan dilakukan ketat dan berstandar tinggi.
Kami selalu kontrol setiap tahap pekerjaan. Ada 20 tiang pondasi besar dan pondasi kecil yang semuanya menggunakan alat berat kren untuk memastikan kekuatan struktur,” tegas Asmi.
Masyarakat Ketapang pun menaruh harapan besar agar GOR Indoor ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan olahraga dan pembinaan atlet daerah. Jika sesuai target, bangunan megah ini akan menjadi kebanggaan baru Kabupaten Ketapang bahkan di tingkat Kalimantan Barat.
Sumber: Tim Investigasi AWAK
Penulis: Bima


