TerasIndonesiaNews.com - Jakarta | Senin, 26 Oktober 2026
Melalui Jumpa Pers Juru Bicara KBN RI Pusat (PRATIKNO) di Jakarta Menerangkan Pada Publik bahwa Bangsa Indonesia Krisis Moral Untuk Remaja maupun Generasi Muda di Indonesia yang mulai memudar.
Beberapa Waktu lalu KBN RI membuka agenda diskusi Adab dan Moral dengan di hadiri Tokoh Adat dan Tokoh Agama dari berbagai Daerah berlokasi di BNR Kota Bogor Jawa Barat tentang Tema penyelamatan Moral Generasi Muda Bangsa Indonesia, hal ini membuka tabir kenyataan bahwa Bangsa Indonesia saat tidak sedang baik-baik saja terhadap adab dan moral Muda Mudi Bangsa Indonesia.
Bangsa Indonesia Perlu kerja keras dalam penerapan Kedisiplinan Melulu Kedua Orang Tua dan Jalur Pendidikan, Hal-hal yang menjadi perhatian Publik adalah tentang pergaulan dan tutur sapa para Muda Mudi Jaman sekarang.
TUTUR SAPA
Kesopanan dalam berbahasa dan berbicara sangat penting dalam pergaulan muda-mudi Indonesia tidak melakukan percakapan yang tidak benar.
Berbicara penuh lemah lembut dengan perkataan yang baik dan benar, tidak menguntungkan bahasa-bahasa tidak elok di dengar oleh lawan bicara satu sama lainnya.
Peran penting guru dan orang tua dalam mendidik dan membimbing anak-anak tentang ilmu Penuh Etika dan Tata Krama, dengan pengawasan ketat dalam sapa menyapa pembicaraan, supaya anak-anak tidak menggunakan bahasa-bahasa kotor.
TINGKAH LAKU
Dikala anak-anak berada di sekolah atau tempat pendidikan guru berkewajiban mendidik Adab dan Moral anak didik dengan penuh adab sopan santun, mampu memberikan pelaksanaan dalam berprilaku baik untuk kehidupan sehari-hari.
Dikala anak-anak berada dalam keluarga peran orang tua berperan penuh, untuk mendidik dengan penuh Adab dan Moral baik, serta melakukan pengawasan dalam pergaulan sehari-hari, juga mendisiplinkan anak-anak pulang tepat waktu serta tidak bergaul dengan pihak-pihak yang tidak di benarkan dalam hukum agama dan hukum adat ketimuran di Indonesia.
PENDIDIKAN
Dalam dunia pendidikan anak-anak remaja menjadi tanggung jawab guru sepenuhnya, untuk mengedepankan didikan Adab dan Moral yang selalu di siplin dalam lingkungan sekolah, menamkan jiwa kebersamaan semua aspek kehidupan tolong menolong sesama.
Guru di harapkan mampu memberikan praktek nyata soal budi pekerti luhur susuai dalam Moral Pancasila dalam proses Ngajar Mengajar, apabila memberikan mata pelajaran tidak melepaskan murid belajar sendiri, tanpa pengawasan guru atau jangan terjadi lagi setelah memberikan soal mata pelajaran, guru malah keluar ruang kelas begitu setelah murid menyelesaikan mata pelajaran yang di berikan barulah guru hadir kembali ke ruang kelas.
Rakyat Indonesia mengingatkan bahwa pengawasan dan pengendalian guru kepada murid dalam Ngajar Mengajar sangat penting, Ksatria Bela Negara Republik Indonesia KBN RI menyarankan pada dunia pendidikan, penting nya Adab dan Moral Tinggi Pada Siswa Siswi dalam dunia pendidikan yang sangat perlu di ajarkan dan di praktekkan baik di lingkungan Sekolah maupun di lingkungan pergaulan serta di lingkungan keluarga.
Apabila dalam dunia pendidikan Adab dan Moral Lebih tinggi dari Ilmu-ilmu Pengetahuan maka seluruh Muda-mudi Bangsa Indonesia mampu terselamatkan dari perbuatan tercela, kehidupan dalam Berbangsa dan Bernegara juga akan memberikan dampak positif menjadi persaudaraan yang kompak.
Rakyat Indonesia saat ini sangat pilu dengan tingkah muda mudi jaman sekarang, yang mulai pudar Adab dan Moral pudar nya tolong menolong pudar nya hormat menghormati, pudarnya sapa menyapa dengan santun, Ksatria Bela Negara Republik Indonesia KBN RI Meminta Kepada Kementerian Pendidikan Mampu merubah sistem Pelajaran dalam kurikulum dunia pendidikan untuk meninggikan Adab dan Moral serta pendidikan mengajarkan tolong menolong atau menanamkan jiwa gotong royong kepada seluruh siswa siswi sampai ke perguruan tinggi.
Semoga Harapan Rakyat Indonesia terwujud dalam dunia pendidikan yang lebih baik, dan mampu merubah anak didik menjadi anak yang berbakti, kepada orang tua Nusa Bangsa serta taat pada aturan Agama kepercayaan masing-masing.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Rakyat Indonesia | Penulis : Ismedsyah



Tidak ada komentar:
Posting Komentar