masukkan script iklan disini
TerasIndonesiaNews.com – Pontianak, Kalimantan Barat | Selasa, 20 Oktober 2026
Dugaan ketidaksesuaian ketebalan beton pada proyek infrastruktur di Kota Pontianak menjadi sorotan publik. Dinas PUPR Kota Pontianak diminta memberikan penjelasan terbuka mengenai spesifikasi teknis, ketebalan beton dalam kontrak, serta mekanisme pengawasan pekerjaan.
Pengukuran langsung di lapangan, pemeriksaan dokumen kontrak, dan pengujian teknis diperlukan untuk memastikan apakah pekerjaan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Publik juga mempertanyakan efektivitas pengawasan proyek yang dibiayai dari anggaran negara. Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas agar pembangunan menghasilkan infrastruktur berkualitas.
CATATAN REDAKSI: Dugaan pengurangan ketebalan beton masih memerlukan verifikasi. Belum dapat disimpulkan adanya penyimpangan atau kerugian negara sebelum tersedia hasil pemeriksaan teknis dan dokumen pendukung.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Tim | Penulis : Edi Samat



Tidak ada komentar:
Posting Komentar