-->
  • Jelajahi

    Copyright © Teras IndonesiaNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    300 Personel Polda Kalbar Dikerahkan ke Ketapang, Kendawangan Jadi Wilayah Prioritas Penanganan Karhutla

    Teras Indonesia News
    Minggu, 25 Oktober 2026, 9:04:00 PM WIB
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-10-25T14:04:36Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    TerasIndonesiaNews.com — Ketapang, Kalimantan Barat | Minggu, 25 Oktober 2026

    Sebanyak 300 personel Polda Kalimantan Barat diperbantukan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang. Ratusan personel tersebut tiba di Mapolres Ketapang dan disambut langsung oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., bersama Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama.


    Setelah mengikuti apel penerimaan dan makan siang bersama di lapangan, para personel langsung ditempatkan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadi karhutla.


    Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama bersama Bupati Alexander Wilyo menyampaikan bahwa personel bantuan kendali operasi (BKO) gelombang ketiga tersebut terdiri atas 200 personel Satuan Brimob Polda Kalbar dan 100 personel Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Kalbar.


    Penempatan personel dilakukan berdasarkan kebutuhan penanganan karhutla di sejumlah kecamatan. Adapun pembagian personel yang disampaikan adalah sebagai berikut:

    1. Polsek Kendawangan: 80 personel Brimob.
    2. Polsek Matan Hilir Selatan (MHS): 40 personel Brimob.
    3. Polsek Manis Mata: 16 personel Brimob.
    4. Polsek Muara Pawan: 8 personel Brimob.
    5. Polsek Tumbang Titi: 18 personel Brimob.
    6. Polsek Nanga Tayap: 19 personel Samapta.
    7. Polsek Marau: 18 personel Samapta.
    8. Polsek Matan Hilir Utara (MHU): 8 personel Samapta.
    9. Polsek Sandai: 15 personel Samapta.
    10. Polsek Jelai Hulu: 15 personel Samapta.
    11. Polres Ketapang: 63 personel, terdiri atas 25 personel Samapta dan 38 personel Brimob.


    Dalam pelaksanaan penanganan di lapangan, personel Polri juga bersinergi dengan TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Manggala Agni.


    Bantuan personel Polri dari luar Kabupaten Ketapang telah dilakukan secara bertahap. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 personel Brimob Polda Bali diterjunkan. Selanjutnya, gelombang kedua diperkuat 30 personel Brimob Polda Kalimantan Timur.


    Kini, penambahan kembali dilakukan melalui pengerahan 300 personel Polda Kalbar pada gelombang ketiga. Selain itu, terdapat tambahan delapan personel operator mobil water treatment dari Brimob Polda Kalbar untuk mendukung kebutuhan operasional penanganan karhutla.


    Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan bahwa Kecamatan Kendawangan menjadi wilayah dengan titik api terbanyak saat ini. Kondisi tersebut menjadikan Kendawangan sebagai salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam upaya penanganan karhutla.


    Pengerahan personel gabungan diharapkan dapat memperkuat upaya pemadaman, pencegahan meluasnya kebakaran, serta penanganan di wilayah rawan.


    Sinergi antara Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla di Kabupaten Ketapang.


    Editor : Tim Redaksi | Sumber : Humas Polres Ketapang | Penulis : Suhelmi 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    NamaLabel

    +