TerasIndonesiaNews.com — Kayong Utara, Kalimantan Barat | Jum'at, 11 September 2026
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mendorong penguatan kolaborasi bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat perlindungan bagi guru dalam menjalankan tugas.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kayong Utara Romi Wijaya saat membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Kayong Utara Tahun 2026 di Aula SMAN 1 Sukadana, Rabu (9/9/2026).
Romi berharap Konkerkab PGRI dapat menghasilkan keputusan strategis yang memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan dunia pendidikan di Kayong Utara.
Menurutnya, salah satu hal yang perlu diperkuat adalah sistem perlindungan guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar, mengingat profesi guru cukup rentan menghadapi berbagai persoalan hukum.
“Saya berharap PGRI dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang memang strategis dan bisa berkontribusi maksimal dalam dunia pendidikan Kayong Utara,” ujar Romi.
Ia juga meminta Dinas Pendidikan melibatkan PGRI dalam setiap formulasi kebijakan di bidang pendidikan. Menurut Romi, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi guru penting agar kebijakan yang disusun lebih responsif terhadap kebutuhan dunia pendidikan.
“Yang paling penting juga, saya minta Dinas Pendidikan dapat melibatkan PGRI dalam setiap formulasi kebijakan di bidang pendidikan dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat,” tegasnya.
Romi menambahkan, kolaborasi pemerintah daerah dan PGRI diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu layanan pendidikan, tetapi juga memberikan kepastian perlindungan bagi guru.
“Kolaborasi yang kuat tentunya harapan kita dunia pendidikan Kayong Utara akan menjadi semakin baik,” pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Pemkab Kayong Utara



Tidak ada komentar:
Posting Komentar