-->
  • Jelajahi

    Copyright © Teras IndonesiaNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    GEGER! Manajemen Santa Sea Tertangkap Basah 'Tidak Konsisten' Soal Ngoet Fest: Laskar Fiisabiillah Tuding Ada Bohong Publik!

    Teras Indonesia News
    Selasa, 29 September 2026, 9:29:00 PM WIB
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-09-29T14:29:58Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    ​

    TerasIndonesiaNews.com – Sukabumi, Jawa Barat | Selasa, 29 September 2026

    Gelombang kontroversi panas kembali mengguncang Kota Sukabumi! Isu tak sedap mengenai penyelenggaraan acara Pool Party bertajuk "Ngoet Fest x SantaSea" yang sempat digelar pada Sabtu (19/9/2026) lalu kini menjadi sorotan tajam publik. Pihak manajemen Santa Sea Waterpark dinilai tertangkap basah memberikan pernyataan yang tidak konsisten dan berbelit-belit dalam proses pertemuan tertutup bersama ormas keagamaan serta dinas terkait. 


    ​Kejadian ini mendadak viral setelah jajaran dari Gentar Bumi Indonesia - Laskar Fiisabiillah membongkar kejanggalan dalam audiensi tertutup yang berlangsung pada Kamis, 24 September 2026. Pertemuan tersebut digelar khusus untuk mempertanyakan serta mengevaluasi secara langsung penyelenggaraan acara pesta kolam yang dinilai kontroversial dan menuai kecaman luas tersebut. 


    ​Bertempat langsung di arena Santa Sea Waterpark, Citamiang, jajaran pengurus Laskar Fiisabiillah Indonesia menggelar pertemuan tertutup bersama pihak Manajemen Santa Sea Waterpark. Suasana audiensi tersebut berlangsung tegang dan turut disaksikan langsung oleh pejabat publik terkait. 


    ​Hadir dalam pertemuan penting tersebut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi beserta Kepala Bidang (Kabid) terkait guna mengawal, memfasilitasi, serta mendengarkan langsung dinamika evaluasi perizinan dan kontroversi acara Ngoet Fest Pool Party tersebut. 


    ​Dalam pertemuan audiensi tertutup pada Kamis (24/9) tersebut, perwakilan dari Manajemen Santa Sea Waterpark sempat mengeluarkan klaim sepihak bahwa acara pool party Ngoet Fest yang digelar Sabtu pekan lalu itu sudah mengantongi izin resmi dan dijamin aman. 


    ​Namun, klaim manis tersebut tak bertahan lama. Pihak Laskar Fiisabiillah yang sigap dan memegang bukti fakta di lapangan langsung melakukan sanggahan keras di hadapan jajaran Disporapar Kota Sukabumi. Tak mampu berkutik atas sanggahan tersebut, pihak manajemen Santa Sea mendadak mencabut kembali ucapan mereka di hadapan peserta rapat. 


    ​"Dalam Audiensi Laskar Fiisabiillah, mereka sempat mengklaim acara pool party tersebut sudah aman dan berizin. Begitu kami sanggah secara langsung, ucapan itu langsung ditarik kembali," tegas perwakilan Laskar Fiisabiillah.


    ​Peristiwa "tarik-ulur" pernyataan ini dinilai sebagai bentuk ketidakkonsistenan yang nyata dan sangat tidak profesional. Publik dan berbagai elemen masyarakat pun meradang, menganggap hal tersebut sebagai bentuk Bohong Publik yang tidak bisa ditoleransi! 


    ​Ketidaksinkronan informasi yang terungkap saat evaluasi langsung acara Sabtu (19/9/2026) lalu memicu amarah dari Ormas Gentar Bumi Indonesia - Laskar Fiisabiillah. Pihaknya menegaskan bahwa tindakan manajemen Santa Sea bukan sekadar masalah salah ucap, melainkan bentuk kelalaian koordinasi berat yang berpotensi mencederai nilai-nilai sosial, norma budaya, dan aturan hukum di Kota Sukabumi. 


    ​"Kebohongan publik dan kelalaian koordinasi seperti ini tidak bisa ditoleransi, apalagi kini kasusnya sudah berujung pada pemeriksaan oleh Polres Sukabumi Kota," bunyi pernyataan resmi dalam seruan tersebut. 


    ​Eskalasi masalah ini telah mencapai babak baru. Penanganan isu Ngoet Fest ini tidak lagi sekadar menjadi wacana di meja diskusi, melainkan sudah masuk dalam ranah pemeriksaan oleh Polres Sukabumi Kota. 


    ​Aparat kepolisian dipaksa bergerak cepat untuk mengusut tuntas legalitas perizinan acara, keterlibatan pihak penyelenggara (event organizer), hingga dugaan kebohongan publik yang dilontarkan oleh pihak manajemen Santa Sea. Masyarakat Sukabumi kini menunggu kepastian hukum serta tindakan tegas dari pihak berwajib. 


    ​Sejak informasi audiensi Kamis (24/9) tersebut tersebar di media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube—yang juga dikawal langsung oleh tokoh masyarakat Abi Kholil Assubki—gelombang protes dari warganet semakin tak terbendung. 


    ​Banyak pihak mendesak agar:

    • Pemerintah Kota Sukabumi & Disporapar mengevaluasi secara total serta meninjau ulang izin operasional wahana Santa Sea Waterpark.
    • Polres Sukabumi Kota menindak tegas penyelenggara acara Ngoet Fest dan jajaran manajemen yang terbukti lalai atau memberikan keterangan palsu.
    • Pihak Santa Sea menyampaikan penjelasan transparan serta terbuka kepada masyarakat atas kesimpangsiuran informasi yang telah meresahkan publik.


    ​Sampai berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak perwakilan manajemen Santa Sea Waterpark terkait tudingan ketidakkonsistenan dan tuduhan kebohongan publik dalam audiensi Kamis (24/9) tersebut. 


    ​Redaksi tetap berkomitmen untuk menjaga keberimbangan berita (cover both sides) dan terus membuka ruang hak jawab serta konfirmasi seluas-luasnya kepada pihak Manajemen Santa Sea maupun penyelenggara acara guna memberikan penjelasan yang berimbang kepada publik.


    ​Apakah kasus ini akan berujung pada sanksi berat atau penutupan operasional bagi pihak Santa Sea Waterpark? Ataukah akan ada fakta baru yang terungkap dari hasil pemeriksaan Polres Sukabumi Kota? Pantau terus perkembangan berita terpanas ini! 


    Editor : Tim Redaksi | Sumber : Abi Kholil | Penulis : Deta

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    NamaLabel

    +