TerasIndonesiaNews.com — Ketapang, Kalimantan Barat | Senin, 10 Agustus 2026
Kabupaten Ketapang meraih juara pertama Pawai Ta’aruf Kendaraan Hias dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 yang digelar di Kabupaten Kayong Utara.
Capaian tersebut menjadi kejutan sekaligus kebanggaan bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Ketapang. Pasalnya, pada pelaksanaan MTQ XXXIII Kalimantan Barat 2025 di Kabupaten Kapuas Hulu, kendaraan hias Ketapang sempat menuai kritik dari masyarakat.
Ketua Umum LPTQ Kabupaten Ketapang, Drs. H. Satuki Huddin, M.Si., mengaku tidak menyangka kendaraan hias yang ditampilkan pada MTQ tahun ini mampu meraih posisi pertama.
“Alhamdulillah ini yang sangat membahagiakan bagi kami pengurus LPTQ, terutama saya sebagai Ketua Umum. Mobil hias kita tidak diduga-duga mendapat juara pertama. Kalau yang dulu kita dicaci maki, tapi sekarang kita dipuji,” ujar Satuki, Minggu (9/8/2026).
Pernyataan itu disampaikan Satuki saat menghadiri penyerahan bonus bagi kafilah dan pelatih berprestasi MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Menurut Satuki, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan kesungguhan dalam mempersiapkan kafilah serta seluruh rangkaian keikutsertaan Ketapang dalam MTQ akhirnya membuahkan hasil.
“Alhamdulillah, ketika di saat kita terzalimi, di situ Allah memberikan pertolongan kepada kita,” katanya.
Selain kendaraan hias, Kabupaten Ketapang juga berhasil meraih prestasi dalam kategori stand pameran. Stand Kabupaten Ketapang memperoleh juara keempat atau juara harapan pertama tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Meski demikian, Satuki mengaku belum puas dengan hasil tersebut. Ia menilai persiapan dan materi yang ditampilkan pada stand pameran telah dilakukan secara maksimal.
“Untuk stand pameran, saya sebenarnya tidak puas mendapat juara harapan pertama. Kami betul-betul maksimal. Pengunjungnya saja sampai 1.500 lebih dan semua barang yang kita tampilkan merupakan produk asli Ketapang,” ungkapnya.
Stand pameran Ketapang menampilkan beragam potensi daerah, mulai dari produk unggulan hingga destinasi wisata. Stand tersebut juga memuat ucapan selamat dari Bupati dan Wakil Bupati Ketapang serta Ketua DPRD Ketapang.
Keberhasilan kendaraan hias Ketapang menjadi juara pertama Pawai Ta’aruf juga mendapat apresiasi tambahan.
Satuki mengungkapkan, juara pertama tersebut memperoleh bonus tambahan sebesar Rp30 juta dari Oesman Sapta Odang (OSO) dan Rp5 juta dari Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir.
Apresiasi tersebut dinilai menjadi tambahan motivasi bagi LPTQ dan seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan keikutsertaan Ketapang pada MTQ tingkat provinsi.
Satuki juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang yang selama ini memberikan dukungan, termasuk dukungan anggaran untuk pembinaan LPTQ.
“Jadi saya berterima kasih kepada Pemkab Ketapang, Bupati dan Wakil Bupati, serta Sekda yang telah mensupport anggaran,” ujarnya.
Lebih lanjut Ia berharap dukungan tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Menurutnya, pembinaan peserta MTQ tidak dapat dilakukan secara instan, tetapi membutuhkan proses dan dukungan berkelanjutan.
“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut sehingga pembinaan para qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta dari cabang-cabang MTQ lainnya dapat dilakukan secara berkelanjutan,” kata Satuki.
Prestasi kendaraan hias Ketapang pada MTQ XXXIV Kalimantan Barat menjadi capaian tersendiri bagi LPTQ. Dari sempat menuai kritik pada gelaran sebelumnya, Ketapang kini mampu membuktikan diri sebagai yang terbaik dalam Pawai Ta’aruf Kendaraan Hias MTQ XXXIV Kalbar 2026.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Prokopim | Penulis : Suhelmi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar