TerasIndonesiaNews.com — Ketapang, Kalimantan Barat | Kamis, 24 September 2026
Program Optimalisasi Lahan (Oplah) seluas 234 hektare di Desa Sungai Jawi, Kabupaten Ketapang, menjadi sorotan. Perbedaan data luasan lahan, penerima manfaat hingga realisasi dana mendorong permintaan keterbukaan informasi.
Kepala Desa Sungai Jawi sebelumnya menyebut luasan program mencapai 234 hektare. Namun, terdapat informasi bahwa lahan yang dikelola tiga kelompok tani diperkirakan sekitar 90 hektare. Perbedaan tersebut perlu dicocokkan dengan dokumen resmi dan kondisi lapangan.
AK, yang disebut sebagai Ketua Kelompok Tani Bina Buru sekaligus Ketua Gapoktan Sinar Tani, diminta memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar penetapan 234 hektare, daftar penerima manfaat, dokumen pencairan serta realisasi penggunaan dana.
Berdasarkan keterangan Kepala Desa, alokasi disebut sekitar Rp900 ribu per hektare. Jika dihitung untuk 234 hektare, nilainya sekitar Rp210,6 juta. Sementara dana yang disebut diterima atau disalurkan kepada petani berada di kisaran Rp400 ribu per hektare, dengan realisasi disebut sekitar Rp30 juta lebih.
Perbedaan angka tersebut belum dapat disebut sebagai penyimpangan sebelum diverifikasi melalui dokumen pencairan, bukti penerimaan, data penerima manfaat dan pemeriksaan lapangan.
Kepala Desa juga menyebut persoalan Oplah tersebut pernah dilaporkan ke Polres Ketapang pada 2025. Perkembangan penanganannya masih perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang.
Masyarakat mendorong adanya verifikasi dan audit sesuai kewenangan, terutama untuk memastikan kesesuaian data 234 hektare, penerima manfaat, alokasi anggaran dan realisasi program.
Media membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada AK, Gapoktan Sinar Tani, kelompok tani, Pemerintah Desa Sungai Jawi maupun instansi terkait.
Pemberitaan ini merupakan penyajian atas keterangan narasumber dan bukan kesimpulan adanya penggelapan, mark-up, penyalahgunaan dana maupun kerugian negara. Semua informasi masih terbuka untuk diklarifikasi dan diverifikasi berdasarkan dokumen resmi.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Kades Sungai Jawi | Penulis : Suhelmi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar