TerasIndonesiaNews.com — Kayong Utara, Kalimantan Barat | Minggu, 09 Agustus 2026
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 resmi berakhir. Penutupan ajang yang diikuti 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat tersebut berlangsung di Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (8/8/2026).
Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., bersama Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, SH., didampingi Sekretaris Daerah Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si., menghadiri langsung acara penutupan tersebut.
Sebelum acara dimulai, Bupati Ketapang bersama istri dan Sekda Ketapang bersama istri menyempatkan diri mengunjungi stand pameran Kabupaten Ketapang. Kehadiran rombongan disambut hangat pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) serta masyarakat yang memadati stand. Bupati juga melayani sejumlah warga yang ingin bersalaman dan berfoto bersama.
Rangkaian acara penutupan diawali dengan Tari Makan Sirih. Tarian tradisional masyarakat Melayu tersebut menjadi simbol penyambutan dan penghormatan kepada para tamu agung.
Penutupan MTQ XXXIV kemudian dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Sumber Daya Manusia, Sefpre Kurniadi, S.STP.
Dalam sambutannya, Sefpre menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXIV di Kabupaten Kayong Utara.
Lebih lanjut Ia menilai penyelenggaraan MTQ tahun ini menjadi salah satu yang paling meriah dan tertata dalam beberapa tahun terakhir.
“MTQ ini merupakan salah satu yang paling meriah dan tertata beberapa tahun terakhir. Ini menjadi kebanggaan kita bersama, khususnya bagi masyarakat Kayong Utara sebagai tuan rumah,” ujarnya membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalbar.
Sefpre juga meminta pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat tidak menghentikan pembinaan qari-qariah dan hafiz-hafizah setelah pelaksanaan MTQ berakhir.
Menurutnya, pembinaan harus dilakukan secara terprogram dan berjenjang, mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten/kota.
“Dengan pembinaan yang berkelanjutan, pada MTQ berikutnya kita dapat menyaksikan lebih banyak wajah-wajah muda berbakat yang tampil dengan percaya diri,” katanya.
Ia juga berpesan kepada generasi muda Kalimantan Barat agar menjadikan Al-Qur’an dan hadis tidak sekadar sebagai bacaan, tetapi sebagai sahabat, penuntun, sekaligus sumber kebahagiaan dalam meraih prestasi.
Pesan tersebut, kata dia, telah dibuktikan melalui penampilan para qari dan qariah terbaik dalam MTQ XXXIV di Kayong Utara.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kalimantan Barat Brigjen Pol (Purn.) Drs. H. Andi Musa, SH., MH., meminta para peserta yang berhasil meraih juara pertama untuk segera mempersiapkan diri menghadapi MTQ tingkat nasional.
Ia menyebut para juara akan dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Barat pada MTQ ke-32 tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada tahun 2027.
“Bagi yang juara satu agar mempersiapkan diri untuk mewakili Kalimantan Barat mengikuti MTQ ke-32 tingkat nasional tahun 2027 di Jakarta. Bagi yang belum berhasil, agar terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk mengikuti MTQ berikutnya,” ujarnya.
Dalam ajang MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tersebut, Kabupaten Ketapang menempati peringkat keenam dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Capaian tersebut menjadi hasil dari perjuangan para peserta, pelatih, pendamping, serta seluruh tim Kafilah Ketapang selama mengikuti rangkaian perlombaan.
Selain prestasi pada cabang musabaqah, Ketapang juga mencatatkan prestasi pada rangkaian pendukung MTQ.
Pada Pawai Ta’aruf, mobil hias Kabupaten Ketapang berhasil meraih Juara I. Sementara itu, stand pameran Kabupaten Ketapang memperoleh Juara Harapan I.
Hasil tersebut melengkapi perjalanan Kafilah Ketapang dalam MTQ XXXIV Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.
Dengan berakhirnya MTQ XXXIV, seluruh rangkaian kegiatan resmi ditutup. Semangat pembinaan Al-Qur’an diharapkan terus berlanjut di seluruh daerah untuk melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi sekaligus memiliki karakter dan akhlak yang kuat.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Prokopim | Penulis : Suhelmi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar