TerasIndonesiaNews.com — Sukabumi, Jawa Barat | Minggu, 02 Agustus 2026
Polemik dugaan hilangnya 1 ton beras Bantuan Pangan (Banpang) di Kelurahan Baros, Kota Sukabumi, akhirnya mendapat klarifikasi resmi. Dalam wawancara khusus pada Sabtu (1/8/2026), Lurah Baros Neneng Yuliani, S.IP. menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks.
Neneng memastikan seluruh bantuan pangan telah tersalurkan 100 persen kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai laporan dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Ia juga membantah keras isu yang menyebut dirinya menerima uang pengganti atas beras yang diduga hilang.
"Saya tidak pernah menerima uang sepeser pun dari PSM maupun pihak mana pun. Jika ada yang menuduh, silakan buktikan. Jika tidak terbukti, saya akan menempuh jalur hukum karena itu fitnah," tegasnya.
Senada dengan itu, Kasi Trantib Kecamatan Baros H. Nandang Suherman mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi serta tetap menjaga kondusivitas dan kerukunan di lingkungan.
Klarifikasi ini sekaligus memperkuat pernyataan pihak Kelurahan Baros sebelumnya bahwa isu hilangnya beras bansos tidak memiliki dasar fakta. Masyarakat pun diimbau selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi agar tidak terjebak penyebaran hoaks.
Editor : Tim Redaksi | Narasumber : Ibu Lurah Baros | Penulis : Deta



Tidak ada komentar:
Posting Komentar