TerasIndonesiaNews.com – Singkawang, Kalimantan Barat | Minggu, 12 Juli 2026
Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Kalimantan Barat turut ambil bagian dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Provinsi (FORPROV) II KORMI Kalimantan Barat 2026 yang digelar di Kota Singkawang.
Pada Sabtu, 11 Juli 2026, KOSTI menggelar berbagai perlombaan dan kegiatan, di antaranya Pawai Karnaval Sepeda Tua, Lomba Kostum Beregu Terbaik, Sepeda Cepat, dan Sepeda Lambat. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua KORMI Kota Singkawang, H. Mubarak Babatin, bersama Sekretaris KORMI Kalimantan Barat, Cazanova, M.Pd.
Ketua KOSTI Kalimantan Barat, Bariono (Sukro), mengatakan bahwa pelaksanaan FORPROV II KORMI 2026 di Kota Singkawang berlangsung meriah. Menurutnya, Kota Singkawang yang dikenal sebagai Kota Amoy dan Kota Toleransi menjadi tuan rumah yang sangat antusias dalam menyambut seluruh peserta.
"Perlombaan KOSTI tahun ini berlangsung sangat meriah. Tercatat sebanyak 28 peserta mengikuti kategori Karnaval Sepeda Putra dan Putri, 33 peserta mengikuti kategori Sepeda Cepat Putra dan Putri, serta 48 peserta mengikuti kategori Sepeda Lambat Putra dan Putri. Seluruh peserta akan memperebutkan delapan medali," ujar Sukro.
Ia menjelaskan, FORPROV II KORMI mengusung tema "Semangat Bara, Sehat – Bugar – Gembira – Bersama" dan diselenggarakan setiap dua tahun sekali sebagai ajang pembinaan atlet olahraga masyarakat menuju Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) IX Tahun 2027 yang akan digelar di Palu, Sulawesi Tengah.
"Melalui FORPROV ini, kita mempersiapkan atlet-atlet terbaik Kalimantan Barat untuk menghadapi FORNAS IX tahun 2027 di Palu, Sulawesi Tengah," jelasnya.
Sukro juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Kota Singkawang terhadap rangkaian kegiatan KOSTI, khususnya Pawai Karnaval Sepeda Tua yang menampilkan berbagai kostum bernuansa budaya daerah serta pakaian pejuang.
"Dengan adanya FORPROV II ini, masyarakat Kota Singkawang terlihat sangat antusias. Karnaval Sepeda Tua tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana melestarikan budaya bersepeda, memperkenalkan pakaian adat dan kostum perjuangan, serta mempererat kebersamaan masyarakat. Kami berharap budaya bersepeda terus berkembang, baik di Kota Singkawang maupun di seluruh Kalimantan Barat," pungkas Sukro.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Ketua Kosti Kalbar | Penulis : Syafriudin



Tidak ada komentar:
Posting Komentar