TerasIndonesiaNews.com – Sanggau, Kalimantan Barat | Minggu, 26 Juli 2026
Forum Masyarakat Anti Narkotika (FMAN) Kabupaten Sanggau mendeklarasikan komitmen bersama untuk mendukung upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia yang berada di Kabupaten Sanggau pada minggu 26/7/2026
Deklarasi tersebut menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga wilayah perbatasan agar tetap aman, tertib, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dapat merusak generasi bangsa.
Ketua Penasehat Forum Masyarakat Anti Narkotika Kabupaten Sanggau, Abang Suryadi, SH, menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat harus bersatu dan mengambil peran aktif dalam memerangi narkotika. Menurutnya, wilayah perbatasan memiliki tantangan tersendiri sehingga membutuhkan sinergi yang kuat antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum.
“Deklarasi ini merupakan wujud komitmen kami untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan, peredaran gelap, maupun penyelundupan narkotika di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan narkotika,” ujar Abang Suryadi.
Dalam deklarasi tersebut, Forum Masyarakat Anti Narkotika Kabupaten Sanggau menyatakan empat komitmen utama, yaitu menolak segala bentuk penyalahgunaan, peredaran gelap, dan penyelundupan narkotika di wilayah perbatasan; mendukung aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan, penindakan, dan pemberantasan tindak pidana narkotika sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan; memperkuat sinergi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan wilayah perbatasan yang aman, tertib, dan bebas dari narkotika; serta menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat guna menciptakan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia di Kabupaten Sanggau yang tangguh terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Abang Suryadi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama menjadi pelopor gerakan anti narkotika melalui edukasi, pengawasan lingkungan, dan pelaporan apabila menemukan adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan narkotika tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Forum Masyarakat Anti Narkotika Kabupaten Sanggau optimistis wilayah perbatasan dapat menjadi benteng yang kuat dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Rozi | Penulis : A. Rofiq kubu raya



Tidak ada komentar:
Posting Komentar