TerasIndonesiaNews.com – Bengkayang, Kalimantan Barat | Senin, 13 April 2026
Warga Kabupaten Bengkayang dihebohkan dengan kabar penangkapan seorang oknum anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.
Informasi yang beredar menyebutkan, oknum tersebut berinisial Brigadir DN, yang diketahui bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah Desa Seluas, Kecamatan Seluas. Ia diamankan pada Rabu malam (8/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIBA, setelah diduga membawa sabu dengan berat kurang lebih 2 kilogram.
Kabar penangkapan tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat dan memicu berbagai spekulasi, termasuk isu adanya tindakan penembakan saat proses pengamanan berlangsung. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi yang membenarkan hal tersebut.
Disebutkan pula bahwa dalam operasi tersebut, Brigadir DN tidak sendiri. Ia diamankan oleh tim dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat. Sementara itu, satu orang yang diduga terkait dalam kasus tersebut dilaporkan berhasil melarikan diri ke arah hutan dan masih dalam pencarian.
Kepala Desa Seluas, Roby, saat dikonfirmasi pada Senin (13/4/2026), membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah kabar tersebut ramai dibicarakan masyarakat.
“Informasi yang kami terima memang benar ada penangkapan. Namun untuk detail kejadian, kami belum mengetahui secara lengkap,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Brigadir DN memang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah tersebut. Namun terkait kronologi lengkap, pihaknya menyarankan agar media melakukan konfirmasi langsung kepada aparat yang berwenang.
Sementara itu, pihak Humas Polres Bengkayang belum memberikan keterangan resmi saat dimintai konfirmasi. Upaya klarifikasi juga telah dilakukan kepada Kabid Humas Polda Kalbar, namun hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan keterlibatan aparat penegak hukum dalam peredaran narkotika. Masyarakat pun berharap adanya penjelasan resmi dan transparan dari pihak kepolisian guna menghindari simpang siur informasi.
Editor : Tim Redaksi | Sumber : Tim | Penulis : Edi Samat

