-->
  • Jelajahi

    Copyright © Teras IndonesiaNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    “MEMANTASKAN DIRI UNTUK MASA DEPAN” Lurah Sagatani Serukan Gerakan Warga Sambut Sekolah Rakyat

    Teras Indonesia News
    Kamis, 30 April 2026, 11:44:00 PM WIB
    Dibaca: ...
    Last Updated 2026-04-30T16:44:54Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    TerasIndonesiaNews.com — Singkawang, Kalimantan Barat | Kamis, 20 April 2026

    Ada semangat baru yang berhembus di Kelurahan Sagatani. Bukan sekadar pembangunan gedung, melainkan sebuah harapan besar yang mulai ditanam: lahirnya generasi masa depan yang lebih unggul.


    Lurah Sagatani, Muhammad Naziri, S.IP, tampil dengan pesan yang tegas namun penuh makna. Dalam sosialisasi pembangunan dua Sekolah Rakyat, ia tidak hanya berbicara soal infrastruktur—tetapi tentang kesiapan manusia di baliknya.


    “Sekolah ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah peluang emas. Maka masyarakat harus memantaskan diri—dari cara berpikir, kedisiplinan, hingga pola asuh dalam keluarga,” tegas Naziri di hadapan warga.


    Seruan “memantaskan diri” menjadi kata kunci yang menggema. Sebuah ajakan reflektif sekaligus dorongan untuk bergerak. Menurut Naziri, kemajuan tidak akan datang hanya dengan berdirinya bangunan megah, tetapi harus disambut dengan kesiapan mental, sosial, dan pendidikan dari masyarakat itu sendiri.


    Di tengah perubahan yang akan datang, peran keluarga menjadi sorotan utama. Orang tua diminta tidak hanya menyekolahkan anak, tetapi juga menjadi “sekolah pertama” yang menanamkan nilai, karakter, dan semangat belajar sejak dini.


    Ia juga mengingatkan bahwa hadirnya Sekolah Rakyat akan membawa efek domino—mulai dari perubahan sosial hingga peluang ekonomi baru di lingkungan Sagatani. Namun, semua itu hanya akan berdampak positif jika masyarakat siap beradaptasi.


    “Kita tidak boleh hanya jadi penonton. Kita harus menjadi pelaku perubahan. Masa depan anak-anak kita ditentukan dari kesiapan kita hari ini,” ujarnya penuh keyakinan.


    Tak hanya itu, Naziri mengajak seluruh elemen masyarakat—tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga para Ketua RT—untuk bersatu dalam satu gerakan bersama: menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung tumbuhnya ekosistem pendidikan yang sehat.


    Sagatani kini berada di persimpangan penting. Antara sekadar menerima pembangunan, atau bangkit menjadi wilayah yang benar-benar siap berkembang.


    Dengan komitmen pemerintah kelurahan dan semangat gotong royong masyarakat, dua Sekolah Rakyat ini diharapkan bukan hanya menjadi tempat belajar—tetapi menjadi titik awal lahirnya generasi unggul, yang kelak membawa nama Kota Singkawang dan Kalimantan Barat semakin bersinar.


    Karena masa depan tidak hanya dibangun dengan beton—tetapi dengan kesiapan manusia di dalamnya.


    Editor : Tim Redaksi | Liputan : Anang Suryana

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    NamaLabel

    +